Satpam RSUD Besemah Dianiaya Keluarga Pasien Usai Ditegur Soal Jam Besuk, Aksi Terekam CCTV
SUMSEL.WAHANANEWS.CO. PAGAR ALAM – Insiden kekerasan terjadi di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Besemah Kota Pagar Alam. Dua petugas keamanan rumah sakit menjadi korban pemukulan oleh keluarga pasien yang tersinggung setelah ditegur terkait aturan jam besuk. Aksi tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan kini tengah ditangani pihak kepolisian.
Baca Juga:
Awal Tahun, Satresnarkoba Polres Pagar Alam Bongkar Kasus Sabu 2,27 Gram di Rumah Kontrakan, Seorang Petani Diamankan
Peristiwa itu bermula ketika dua orang yang diketahui berasal dari Kabupaten Empat Lawang datang ke RSUD Besemah untuk membesuk anggota keluarganya yang sedang menjalani perawatan. Namun kedatangan mereka bertepatan di luar jam besuk yang telah ditetapkan pihak rumah sakit.
Petugas keamanan yang berjaga kemudian menegur keluarga pasien tersebut dan meminta agar kunjungan dilakukan secara bergantian serta mengikuti aturan jam besuk yang berlaku. Teguran tersebut justru memicu emosi keluarga pasien hingga berujung keributan.
Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, situasi yang awalnya hanya berupa teguran berubah menjadi aksi kekerasan. Terlihat salah satu keluarga pasien melayangkan pukulan bertubi-tubi kepada petugas keamanan.
Baca Juga:
Maksimalkan Pengamanan, Kapolres Pagar Alam Turun Langsung Ke Kawasan Wisata Gunung Dempo
Petugas keamanan lainnya yang berusaha melerai keributan justru ikut menjadi sasaran pemukulan. Akibat kejadian tersebut, dua petugas security mengalami tindakan kekerasan saat sedang menjalankan tugas menjaga ketertiban di lingkungan rumah sakit.
Direktur RSUD Besemah Pagaralam, Ali Akbar Fitriansyah, membenarkan terjadinya insiden tersebut. Ia sangat menyayangkan tindakan kekerasan terhadap petugas yang sedang menjalankan tugas sesuai aturan rumah sakit.
“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Petugas security hanya menjalankan tugas sesuai aturan jam besuk rumah sakit. Kami berharap pihak kepolisian dapat mengusut tuntas peristiwa ini sesuai fakta yang ada,” ujarnya.