SUMSEL.WAHANANEWS.CO. Pagar Alam – Pemerintah Kota Pagar Alam terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor ekonomi kerakyatan melalui pembangunan Koperasi Merah Putih (KMP) di seluruh wilayah kelurahan. Hingga saat ini, pembangunan koperasi tersebut telah mencapai sekitar 70 persen.
Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja (Diskop UKM Naker) Kota Pagar Alam, Ahmad Ali Ramadhan, mengungkapkan bahwa dari total 35 kelurahan yang ada, sebanyak 21 KMP sudah memulai tahap pembangunan gedung.
Baca Juga:
Presiden Diminta Tinjau Ulang Impor 105.000 Mobil dari India, KSPSI: Jangan Korbankan Industri Nasional
“Pembangunan gedung Koperasi Merah Putih di Kota Pagar Alam saat ini sudah mencapai kurang lebih 70 persen. Artinya, sekitar 21 koperasi sudah memulai tahap pembangunan dari total 35 kelurahan, diantaranya Kelurahan Gunung Dempo dan Kelurahan Curup Jare ” ujar Ahmad Ali Ramadhan, Rabu (15/4/2026).
Ia menjelaskan, program ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis kelurahan, sekaligus memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi nasional.
Menurutnya, keberadaan Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi wadah bagi masyarakat dalam mengembangkan usaha, meningkatkan kesejahteraan, serta memperluas akses permodalan yang lebih mudah dan terjangkau.
Baca Juga:
Koperasi Merah Putih Jadi Instrumen Strategis Penguatan Keluarga dan Perlindungan Anak
“Koperasi ini kita dorong menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat kelurahan. Tidak hanya sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi juga mampu mengelola berbagai potensi usaha masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ahmad Ali Ramadhan menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap koperasi yang telah terbentuk agar dapat berjalan optimal dan profesional.
“Kami tidak hanya fokus pada pembentukan, tetapi juga memastikan koperasi ini sehat secara manajemen dan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggotanya,” tambahnya.