Elfin mengatakan kehadiran Jokowi dalam Rakorda nantinya akan menjadi momentum penting bagi kader PSI di Muara Enim. Selain memperkuat konsolidasi internal, kegiatan tersebut diharapkan memberikan energi baru bagi struktur partai dalam menghadapi agenda politik mendatang.
Dia juga menilai Muara Enim memiliki posisi strategis dalam pembangunan nasional. Kabupaten yang dikenal sebagai salah satu daerah penghasil batu bara tersebut memiliki sejumlah proyek strategis di sektor energi dan industri.
Baca Juga:
Kaesang Bidik Solo, Ganjar Merespons Santai: Kandang Banteng Masih Kuat Lho...
Di antaranya pembangunan dan pengoperasian PLTU Mulut Tambang Sumsel-8 berkapasitas 2x660 megawatt serta PLTU Sumsel-1 berkapasitas 2x300 megawatt. Selain itu, Muara Enim pernah menjadi lokasi groundbreaking proyek hilirisasi batu bara menjadi dimetil eter (DME) yang dilakukan Jokowi pada 2022.
Bagi PSI Muara Enim, berbagai proyek tersebut menjadi bagian dari catatan pembangunan yang tidak bisa dilepaskan dari perjalanan daerah sebagai salah satu kawasan strategis energi di Sumatera Selatan.
“Sumatera Selatan, khususnya Kabupaten Muara Enim, memiliki sejarah penting dalam menunjang pembangunan nasional. Karena itu, kami ingin konsolidasi PSI juga berjalan seiring dengan semangat membangun daerah,” kata Elfin.
Baca Juga:
Siap Berkontestasi di Pemilu 2029, PSI Bekasi Serahkan SK Kepengurusan Baru ke KPU
Rakorda September mendatang pun diharapkan bukan sekadar forum internal partai. PSI Muara Enim ingin menjadikannya sebagai momentum memperkenalkan potensi daerah sekaligus memperkuat kedekatan partai dengan masyarakat.
Elfin menegaskan, konsolidasi organisasi akan terus dilakukan agar seluruh struktur PSI di Kabupaten Muara Enim semakin solid dan mampu menjalankan agenda politik partai secara terukur.
Bagi PSI, pertemuan dengan Jokowi di Solo menjadi salah satu tahapan konsolidasi menuju agenda politik yang lebih besar. Sementara bagi Muara Enim, rencana kehadiran mantan presiden tersebut kembali membuka ruang bagi daerah untuk menunjukkan posisi strategisnya dalam peta pembangunan dan politik Sumatera Selatan.