SUMSEL.WAHANANEWS.Co,Muara Enim – Target DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Muara Enim merebut kursi Ketua DPRD pada Pemilu Legislatif 2029 mulai diterjemahkan ke dalam strategi politik. Setelah Ketua DPD PSI Muara Enim A. Elfin MZ Muchtar menetapkan target tersebut, Ketua Harian DPD PSI Muara Enim Aria Adhitama menegaskan seluruh mesin partai akan dikonsolidasikan hingga tingkat tempat pemungutan suara (TPS).
Menurut Aria, target politik itu memang berat. Pasalnya, PSI hingga kini belum memiliki satu pun kursi di DPRD Kabupaten Muara Enim. Namun, kondisi tersebut justru menjadi titik awal bagi partai untuk membangun kekuatan baru menjelang Pemilu 2029.
Baca Juga:
Cornelius Aritonang, Petarung Asal Sidikalang Dairi Harumkan Indonesia di Cage 164
"Ini bukan pekerjaan yang mudah. Kami sadar PSI belum memiliki kursi di DPRD Muara Enim. Tetapi justru dari titik nol inilah kami akan membangun kekuatan politik secara terstruktur dan terukur," kata Aria, dibubungi, Kamis (30/7/2026).
Ia mengatakan, instruksi Ketua DPD PSI Muara Enim menjadi komando bagi seluruh struktur partai untuk mempercepat konsolidasi organisasi. Penguatan tidak hanya berhenti di tingkat kabupaten, kecamatan, maupun desa, tetapi juga akan menjangkau hingga tingkat TPS sebagai basis kerja politik.
"Target kami bukan sekadar membentuk kepengurusan. Seluruh struktur harus hidup dan bekerja. Kekuatan partai akan dibangun sampai tingkat TPS karena di sanalah pertarungan politik sesungguhnya dimulai," ujarnya.
Baca Juga:
PLN Siapkan 108 Charging Station di Labuan Bajo Untuk Mobil Listrik Pada Pelaksanaan KTT ASEAN Nanti
Aria mengungkapkan, strategi lain yang disiapkan adalah melakukan penjaringan bakal calon anggota legislatif secara ketat. DPD PSI Muara Enim, kata dia, tidak akan mengusung calon semata karena popularitas, melainkan berdasarkan kapasitas, integritas, dan kemampuan bertarung di lapangan.
"Kami membutuhkan petarung, bukan sekadar pelengkap daftar calon. Setiap orang yang maju melalui PSI harus memiliki rekam jejak, kemampuan membangun komunikasi dengan masyarakat, dan kemauan bekerja keras memenangkan kepercayaan publik," katanya.
Menurut Aria, setiap daerah pemilihan akan dipetakan secara rinci untuk menentukan figur yang dinilai memiliki peluang elektoral. Pendekatan itu diharapkan membuat kerja politik partai lebih efektif dibandingkan hanya mengandalkan figur tertentu.