Peluang Investasi yang Menjanjikan
Dari sisi ekonomi, proyek jalan khusus batubara membuka spektrum peluang investasi yang luas. Pertama, di sektor jasa konstruksi, proyek sepanjang 80 km ini memerlukan perusahaan dengan kemampuan teknis tinggi untuk membangun jalan, jembatan, hingga sistem drainase. Sinergi antara kontraktor besar dan mitra lokal akan memperkuat kapasitas industri konstruksi di daerah.
Baca Juga:
Peduli Korban Banjir, KADIN Muara Enim Salurkan Bantuan Lewat BAZNAS
Kedua, sektor penyedia material juga mendapat momentum. Permintaan terhadap semen, aspal, besi, dan agregat meningkat pesat selama masa pembangunan. Ini menjadi kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk ikut serta, sehingga perputaran ekonomi tidak hanya terkonsentrasi di tingkat provinsi atau nasional, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat Muara Enim.
Ketiga, setelah proyek rampung, muncul peluang investasi di bidang operasional dan pemeliharaan jalan khusus. Infrastruktur sebesar ini tentu memerlukan sistem pengelolaan profesional, termasuk pemeliharaan rutin, perbaikan berkala, serta manajemen lalu lintas angkutan batubara. Di sinilah BUMD dapat mengambil posisi strategis, baik sebagai operator langsung maupun mitra usaha swasta.
Selain itu, hadir pula peluang di sektor layanan pendukung, seperti transportasi logistik, perbengkelan, penginapan, hingga penyediaan bahan bakar. Aktivitas ekonomi baru akan tumbuh di sepanjang jalur jalan khusus, menciptakan lapangan kerja dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga:
Iwan Kurniawan: Rapimnas Lancar, Kini Saatnya Muara Enim Percepat Pertumbuhan Ekonomi
(Redaktur: Hendrik Isnaini R)