SUMSEL.WAHANNEWS.co,Muara Enim — Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Muara Enim tahun 2025 meningkat sebesar 0,67 poin, dari 73,10 menjadi 73,77, dan berada pada kategori tinggi. Kenaikan ini mencerminkan penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta efektivitas kebijakan pembangunan daerah.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Muara Enim, Mukti Riadi., menyampaikan bahwa IPM merupakan indikator utama dalam mengukur keberhasilan pembangunan manusia. Indeks ini dibentuk oleh tiga dimensi kunci, yaitu pendidikan, kesehatan, dan standar hidup layak atau ekonomi.
Baca Juga:
Bukan Sekadar Wisata, Denpasar Kini Jadi Pusat Inovasi Pendidikan Nasional
“Dalam beberapa tahun terakhir, capaian ketiga dimensi tersebut di Muara Enim menunjukkan perbaikan yang konsisten, sehingga mendorong peningkatan IPM secara berkelanjutan,” ujar Mukti Riadi saat Rilis Inflasi, Perkembangan Indeks Harga Konsumen, dan IPM Kabupaten Muara Enim di Kantor Bupati Muara Enim, Selasa (13/01/2026).
Secara regional, kinerja IPM Muara Enim juga relatif kompetitif. Di Provinsi Sumatera Selatan, Muara Enim menempati peringkat ketiga dari 13 kabupaten, menandakan daya saing pembangunan manusia yang semakin kuat.
Staf Ahli Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Muara Enim, Hermin Eko Purwanto,, menilai kenaikan IPM tersebut sebagai hasil dari kebijakan pembangunan yang terarah dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Baca Juga:
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumsel Hadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan 2025
Sementara itu, Bupati Muara Enim, Edison., menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat fondasi pembangunan SDM. Fokus kebijakan diarahkan pada peningkatan layanan kesehatan, pemerataan akses pendidikan, penguatan daya beli masyarakat, serta kolaborasi pembangunan yang berkelanjutan.
Menurutnya, capaian IPM menjadi indikator penting dalam menilai efektivitas pembangunan daerah sekaligus menjadi dasar untuk mengakselerasi program prioritas guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
(Redaktur: Hendrik Isnaini R)