“Di tengah kesibukan dan peran di ruang publik, perempuan tetap memiliki peran penting dalam keluarga. Baik sebagai ibu bagi anak-anaknya maupun sebagai istri bagi suaminya, itu tetap menjadi fondasi utama,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dessy berharap peringatan Hari Kartini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial tahunan, melainkan benar-benar dimaknai sebagai pengingat untuk terus belajar, berprestasi, dan berkontribusi.
Baca Juga:
Siapa yang Berani Bongkar Mafia Solar?, Gerindra Hadiahi Rp10 Juta
Ia juga mengajak seluruh perempuan, khususnya di Kota Pagar Alam, untuk terus mengembangkan potensi diri serta memperkuat peran dalam berbagai lini kehidupan.
“Dengan semangat Kartini yang terus hidup, perempuan diharapkan mampu menjadi pribadi yang tidak hanya kuat secara intelektual, tetapi juga tangguh dalam menjalankan berbagai peran dalam kehidupan,” pungkasnya.
Peringatan Hari Kartini tahun ini pun diharapkan menjadi titik penguat komitmen bersama dalam mendorong kesetaraan dan pemberdayaan perempuan, demi terwujudnya masyarakat yang lebih maju dan berkeadilan di Kota Pagar Alam.
Baca Juga:
Gerindra Siapkan Hadiah Rp10 Juta, Siapa Berani Bongkar Mafia Solar?
[Redaktur: Sobar Bachtiar].