SUMSEL.WAHANANEWS.Co, - Memilih program studi menjadi salah satu keputusan penting bagi lulusan SMA/sederajat sebelum melanjutkan pendidikan tinggi. Selain harus disesuaikan dengan minat dan kemampuan, calon mahasiswa juga perlu mempertimbangkan prospek karier yang akan dijalani setelah lulus.
Bagi yang tertarik dengan dunia agraria, pertanahan, hingga tata ruang, Politeknik Agraria Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) menawarkan pilihan pendidikan vokasi yang dirancang sesuai kebutuhan dunia kerja. Perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ini memiliki empat program studi sarjana terapan yang masing-masing memiliki kompetensi dan peluang karier berbeda.
Baca Juga:
Kantah Muara Enim Lantik Panitia PTSL 2026 di 6 Desa
Survei dan Pemetaan Berbasis Teknologi
Program Studi Sarjana Terapan Survei dan Pemetaan Informasi Pertanahan (SPIP) menjadi pilihan bagi calon taruna yang menyukai teknologi, matematika, pemetaan, dan pekerjaan lapangan.
Selama perkuliahan, mahasiswa mempelajari teknik pengukuran tanah, pemetaan digital, Sistem Informasi Geografis (SIG), fotogrametri, hingga pengolahan data spasial menggunakan teknologi geospasial terkini.
Baca Juga:
Kepemimpinan Baru di Kantor Pertanahan Muara Enim, Kinerja Positif Jadi Modal Awal
Taruna SPIP, Dandi Resando, mengatakan daya tarik utama program studi tersebut adalah keseimbangan antara pembelajaran teori dan praktik lapangan.
"Kami tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga melakukan pengukuran dan pemetaan secara langsung. Teknologi geospasial terus berkembang dan memiliki peran penting dalam pembangunan maupun pengelolaan pertanahan," ujarnya.
Lulusan program ini diproyeksikan memiliki kompetensi di bidang survei, pemetaan, pengolahan data spasial, hingga penyediaan informasi pertanahan berbasis digital.