SUMSEL.WAHANANEWS.Co,Muara Enim - Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Muara Enim, Handry Uswander , menghadiri pelantikan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) tingkat kecamatan se-Kabupaten Muara Enim masa khidmah 2025–2030. Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap peran MUI sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat tata kelola pelayanan publik yang beretika dan berkeadilan.
Pelantikan pengurus MUI kecamatan dilaksanakan oleh Bupati Muara Enim Edison dan dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh agama, serta pemangku kepentingan lainnya. Agenda ini dinilai penting untuk mengonsolidasikan peran ulama dalam mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan nilai moral, integritas, dan keadilan sosial.
Baca Juga:
Bupati Muaro Jambi Minta Menteri Transmigrasi Bantu Selesaikan Konflik Lahan Desa
Dalam konteks pelayanan publik, MUI dipandang memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam pembinaan etika aparatur dan masyarakat. Nilai-nilai keagamaan yang diusung MUI diharapkan dapat menjadi penguat budaya kerja aparatur negara agar menjalankan pelayanan secara jujur, adil, dan bertanggung jawab.
Handry Uswander menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan tokoh agama merupakan elemen penting dalam membangun kepercayaan publik. Menurut dia, tata kelola pelayanan publik tidak hanya membutuhkan sistem dan regulasi yang baik, tetapi juga dukungan nilai moral yang kuat agar pelayanan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.
Sejalan dengan itu, Kantor Pertanahan Kabupaten Muara Enim terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan pertanahan yang transparan dan akuntabel. Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Baca Juga:
Aturan Tanah Nganggur 2 Tahun Disita Negara Ramai Dibahas, Begini Penjelasannya
Pelantikan pengurus MUI kecamatan juga dirangkai dengan kegiatan peningkatan kapasitas dan rapat kerja. Melalui agenda tersebut, pengurus MUI menyusun program strategis lima tahunan yang selaras dengan kebijakan pemerintah daerah, khususnya dalam pembinaan umat dan penguatan etika sosial di tingkat kecamatan.
Pemerintah Kabupaten Muara Enim berharap kolaborasi antara MUI dan seluruh perangkat daerah dapat terus diperkuat guna mewujudkan pelayanan publik yang berintegritas, berkeadilan, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.
(Redaktur: Hendrik Isnaini R)