SUMSEL.WAHANANEWS.CO. Pagar Alam – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pagar Alam berhasil mengungkap kasus penipuan bermodus kerja sama fiktif pengadaan kopi yang mengatasnamakan Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam. Dalam kasus ini, korban mengalami kerugian fantastis mencapai Rp4,03 miliar.
Pengungkapan kasus tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B/249/XII/2025/Sat Reskrim/Polres Pagar Alam tertanggal 2 Desember 2025. Pelapor sekaligus korban diketahui bernama Fitriah Hariani (44), warga Desa Penantian, Kecamatan Jarai, Kabupaten Lahat.
Baca Juga:
ASN Pangandaran Bongkar Pengadaan Chromebook Tak Efektif karena Keterbatasan Sinyal
Kasat Reskrim Polres Pagar Alam, Iptu Heriyanto, didampingi Kasi Humas Iptu Mansyur, menjelaskan bahwa tersangka berinisial Ewit Lis Pideka, warga Kecamatan Pagar Alam Utara, Kota Pagar Alam.
“Modus yang digunakan tersangka adalah menawarkan kerja sama pengadaan kopi untuk kebutuhan roasting Pemkot Pagar Alam, padahal kerja sama tersebut fiktif,” jelas Iptu Heriyanto, Senin (30/3/2026).
Kasus ini bermula pada Juni 2025, ketika tersangka meyakinkan korban dengan mengaku memiliki izin langsung dari wali kota. Ia menjanjikan sistem pembayaran setiap dua minggu, sehingga membuat korban percaya dan mulai mengirimkan kopi dalam jumlah besar secara bertahap hingga mencapai puluhan ton.
Baca Juga:
KPK Duga Bupati Pekalongan Sembunyikan Pemilik Perusahaan Lewat Pergantian Direksi PT RNB
Pada awal transaksi, pembayaran sempat dilakukan meski tidak tepat waktu. Namun, seiring berjalannya waktu, pembayaran mulai tersendat. Tersangka kemudian berdalih adanya kendala anggaran serta pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Untuk semakin meyakinkan korban, tersangka juga menunjukkan dokumen yang mengatasnamakan Pemkot Pagar Alam. Namun setelah dilakukan pengecekan oleh pihak berwenang, dokumen tersebut dipastikan palsu.
“Hasil penyelidikan mengungkap bahwa kopi milik korban tidak digunakan untuk kebutuhan pemerintah, melainkan dijual kembali ke sejumlah gudang kopi di wilayah Pagar Alam,” ungkapnya.