Sementara itu, PLH General Manager UIW S2JB, Dian Herizal mengapresiasi atas kunjungan anggota DPRD Sumsel pada kegiatan reses tersebut.
“PLN terus menjaga pasokan listrik ke masyarakat, ada kondisi-kondisi tertentu yang harus padam karena memang harus dipelihara karena kalau tidak padam akan membahayakan orang sekitar,” katanya.
Baca Juga:
OTT di OKU Sumsel, KPK Amankan Uang Rp2,6 Miliar
Pihaknya juga meminta bantuan semua pihak untuk merelakan kondisi-kondisi tertentu seperti daerah pohon melintasi jaringan listrik yang kadang petugasnya sudah izin masih mengalami kesulitan dalam menebang pohon.
“Kami pada dasarnya tidak mau ada pemadaman karena kalau padam terjadi tidak bisa menjual,” katanya.
Mengenai kerugian yang dialami PLN, dia mengakui ada kerugian dan secara nilai belum bisa dipastikan.
Baca Juga:
Fakta-fakta KPK OTT Anggota DPRD dan Kadis PUPR OKU Sumsel
“Langkah konkretnya proteksi kami berjalan, itu pengaman agar tidak terjadi pada pembangkit kita menjadi rusak, kalau menjadi rusak otomatis pemulihannya akan lama lagi,” katanya.
Pihaknya juga akan mereview sistim yang sudah dibangun. “Saya rasa di S2JB ini secara keseluruhan sistimnya hampir baik,” tukasnya.
Mengenai kenaikan TDL, menurutnya pihaknya hanya menjalankan tugas pemerintah. “Apa yang diputuskan pemerintah kami menjalankan dan mensosialisasikan,” imbuhnya.