Manajer PERSIME, DR Eka Octha Reza SH, MH, MKn, mengatakan hasil pertandingan final tidak mengurangi rasa bangga terhadap perjuangan seluruh pemain yang telah menunjukkan dedikasi dan semangat juang selama turnamen berlangsung.
"Anak-anak telah memberikan kemampuan terbaiknya. Mereka mampu bangkit ketika tertinggal dan berjuang hingga adu penalti. Kami tetap bangga karena mereka telah membawa nama baik Kabupaten Muara Enim dan menunjukkan bahwa sepak bola usia muda daerah ini memiliki potensi besar untuk terus berkembang," ujarnya.
Baca Juga:
Singkirkan Juara Bertahan, PERSIME Melaju ke Semifinal Piala Gubernur Sumsel U-15
Pelatih PERSIME, Septaryanto, menilai pertandingan final menjadi pengalaman berharga bagi para pemain. Menurut dia, mental bertanding yang diperlihatkan ketika mampu menyamakan kedudukan setelah tertinggal dua gol merupakan modal penting bagi perkembangan mereka pada masa mendatang.
Ketua KONI Kabupaten Muara Enim, M Zen Sukri, turut memberikan apresiasi atas pencapaian PERSIME sebagai runner-up. Menurutnya, hasil tersebut bukan akhir dari perjuangan, melainkan langkah penting dalam proses pembinaan atlet muda.
"Menjadi runner-up di tingkat provinsi adalah prestasi yang patut dibanggakan. Jadikan hasil ini sebagai motivasi untuk terus berlatih, memperbaiki kekurangan, dan kembali lebih kuat pada kompetisi tahun depan. Kami yakin sepak bola Muara Enim memiliki masa depan yang cerah apabila pembinaan dilakukan secara berkelanjutan," kata M Zen Sukri.
Baca Juga:
PERSIME Juara Grup C, Lolos ke Delapan Besar Piala Gubernur Sumsel U-15
(Redaktur: Hendrik Isnaini R)