Sementara itu, dalam tausiyahnya, Abdul Somad menyampaikan bahwa Al-Qur’an merupakan pedoman hidup yang lengkap bagi umat manusia. Menurutnya, kitab suci tersebut tidak hanya mengatur persoalan ibadah, tetapi juga memberikan petunjuk dalam berbagai aspek kehidupan.
Ia mencontohkan bahwa ajaran dalam Al-Qur’an mencakup hal-hal mendasar hingga persoalan yang sangat rinci dalam kehidupan manusia, termasuk menjaga kesehatan dan kebersihan.
Baca Juga:
Fee Rp1,6 Miliar Bikin Heboh, KPK Bongkar Dugaan Pengondisian Audit Pemkab Muara Enim
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Somad juga mengingatkan jemaah agar berhati-hati dalam mencari rezeki dan menjauhi harta yang bersumber dari hal-hal yang tidak halal.
Menurut dia, rezeki yang tidak halal dapat berdampak buruk terhadap kehidupan seseorang, termasuk memengaruhi perilaku dan akhlak dalam keluarga.
“Harta yang tidak halal jangan digunakan untuk kepentingan pribadi, seperti membeli pakaian atau kendaraan. Jika sudah terlanjur diperoleh, maka sebaiknya disalurkan untuk kepentingan umum,” ujarnya di hadapan ribuan jemaah.
Baca Juga:
Bupati Muara Enim Edison Terseret OTT KPK, Dugaan Duit Proyek Pendidikan Mulai Terbongkar
Kehadiran jajaran pemerintah daerah bersama tokoh agama dalam kegiatan tersebut menunjukkan sinergi antara ulama dan pemerintah dalam memperkuat kehidupan religius masyarakat.
Peringatan Nuzulul Qur’an yang berlangsung hingga malam hari itu ditutup dengan doa bersama, sementara ribuan jemaah tampak tetap bertahan mengikuti tausiyah hingga acara berakhir.
(Redaktur: Hendrik Isnaini R)