SUMSEL.WAHANANEWS.Co,Muara Enim – PT Bara Anugrah Sejahtera (BAS) yang merupakan bagian dari Titan Group menggelar kegiatan "Never Lose Hope Run" di kawasan tambang Pulau Panggung, Kabupaten Muara Enim, Minggu (5/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk membangun optimisme dan memperkuat solidaritas karyawan serta mitra kerja di tengah tantangan yang sedang dihadapi perusahaan.
Puluhan peserta yang terdiri atas karyawan PT BAS dan pekerja dari perusahaan kontraktor mengikuti ajang lari yang dipusatkan di area operasional tambang. Selain sebagai sarana menjaga kebugaran, kegiatan ini juga menjadi simbol semangat pantang menyerah dan komitmen bersama untuk mendukung pemulihan perusahaan.
Baca Juga:
PLN Watch Desak Pemerintah dan PLN Awasi Kadar Kalori Pengadaan Batubara untuk PLTU, Banyak Potensi Korupsi
Kepala Teknik Tambang (KTT) PT BAS, Pangihutan Siboro, mengatakan tema "Never Lose Hope Run" dipilih sebagai bentuk ajakan kepada seluruh insan perusahaan agar tetap optimistis menghadapi situasi yang sedang berlangsung.
Menurut dia, kondisi operasional yang belum berjalan normal tidak boleh mengurangi semangat kerja maupun rasa memiliki terhadap perusahaan. Justru dalam situasi seperti inilah kebersamaan seluruh elemen perusahaan diuji.
"Hari ini kita berkumpul bukan sekadar untuk berlari, tetapi membawa harapan. Setiap langkah yang kita ayunkan merupakan simbol doa, semangat, dan keyakinan bahwa PT Bara Anugrah Sejahtera akan segera bangkit dan kembali beroperasi secara normal," ujar Pangihutan Siboro saat memberikan sambutan.
Baca Juga:
Pasokan Batubara untuk PLN Harus Transparan, PLN Watch: Jangan Biarkan Celah Korupsi Merugikan Konsumen
Ia menambahkan, berhentinya aktivitas alat berat untuk sementara waktu bukan berarti semangat insan tambang ikut berhenti. Seluruh karyawan dan mitra kerja diharapkan tetap menjaga optimisme, saling menguatkan, serta terus mendukung berbagai upaya yang dilakukan perusahaan dalam menghadapi tantangan.
Pangihutan juga mengajak seluruh peserta menjadikan kondisi saat ini sebagai pengalaman berharga untuk memperkuat mental, meningkatkan kualitas kerja, dan menjaga kesehatan sebagai modal utama ketika aktivitas operasional kembali berjalan.
"Ketika perusahaan kembali pulih nanti, jangan lupakan masa-masa ini. Jadikan pengalaman tersebut sebagai motivasi untuk bekerja lebih baik, lebih siap menghadapi tantangan, dan selalu bersyukur," katanya.
Selain menyampaikan pesan motivasi, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada peserta dengan capaian terbaik selama pelaksanaan tantangan lari.
Pada kategori "Siput Balap" untuk peserta putri, Alya Nathasya Harison berhasil meraih juara pertama setelah membukukan total jarak tempuh 179,09 kilometer. Posisi kedua ditempati Wulan Septari dengan jarak 145,36 kilometer, sedangkan Rati Ratna Sari berada di peringkat ketiga dengan capaian 104,68 kilometer.
Sementara itu, kategori "Kelinci Karburator" yang menguji kecepatan dan daya tahan dimenangkan Tegar dengan total jarak 341,93 kilometer. Sandar Arianto menempati posisi kedua melalui torehan 290,03 kilometer, disusul Irpansyah di posisi ketiga dengan 287,37 kilometer.
Adapun kategori "Kura-Kura Ninja", yang menitikberatkan pada konsistensi dan ketangguhan, dimenangkan Yonathan Mangatur dengan total jarak 205,83 kilometer. Pangihutan Siboro berada di posisi kedua dengan raihan 182,21 kilometer, sedangkan Ahmad Rabanu menempati peringkat ketiga setelah mencatatkan jarak 176,86 kilometer.
Panitia menilai penghargaan tersebut bukan semata-mata apresiasi terhadap capaian individu, tetapi juga bentuk penghormatan atas konsistensi, disiplin, serta semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para peserta selama mengikuti tantangan.
Kegiatan ditutup dengan yel-yel "Never Lose Hope" yang dikumandangkan bersama oleh seluruh peserta di kawasan tambang Pulau Panggung. Melalui kegiatan tersebut, manajemen berharap semangat kebersamaan, loyalitas, dan optimisme tetap terjaga sebagai modal penting dalam mendukung pemulihan perusahaan serta menyongsong kembali aktivitas operasional di masa mendatang.
(Redaktur: Hendrik Isnaini R)