Keberhasilan Pagar Alam meraih gelar juara tak lepas dari solidnya lini permainan dan konsistensi sejak babak penyisihan hingga final. Sementara Tanjung Enim B menunjukkan performa impresif sebagai tuan rumah dengan menembus partai puncak.
Panitia berharap turnamen ini dapat menjadi agenda rutin tahunan di Sumatera Selatan. Selain menjadi wadah kompetisi bagi pemain senior, ajang ini dinilai efektif menjaga gairah sepak bola daerah serta mempererat jejaring antar komunitas.
Baca Juga:
Kekerasan pada Wasit di Indonesia Makin Brutal, Yoshimi Ogawa: Wasit Juga Manusia!
Dengan berakhirnya turnamen edisi 2026, Muara Enim dinilai sukses menjadi tuan rumah dan berpotensi kembali dipercaya menggelar ajang serupa di masa mendatang.
(Redaktur: Hendrik Isnaini R)