SUMSEL.WAHANANEWS.Co,Muara Enim — Tim All Star Pagar Alam keluar sebagai juara Turnamen All Star U-40 Sumatera Selatan 2026 setelah tampil konsisten sepanjang kompetisi yang digelar di Lapangan Saringan, Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, 15–17 Mei 2026. Pada partai puncak, Pagar Alam memastikan gelar pertama, sementara tuan rumah All Star Tanjung Enim B harus puas sebagai runner-up.
Turnamen yang diikuti delapan tim dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Selatan ini berlangsung kompetitif sejak fase awal. Selain Pagar Alam dan Tanjung Enim B, posisi ketiga diraih All Star Martapura, sedangkan peringkat keempat ditempati All Star Tanjung Enim A.
Baca Juga:
Kekerasan pada Wasit di Indonesia Makin Brutal, Yoshimi Ogawa: Wasit Juga Manusia!
Ketua pelaksana Agusman mengatakan, ajang ini dirancang sebagai kompetisi sekaligus ruang silaturahmi bagi pemain berusia di atas 40 tahun yang masih aktif bermain. “Kami ingin menghadirkan turnamen yang tetap kompetitif, tetapi juga menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan,” ujar Agusman, Minggu (17/5/2026).
Delapan tim peserta berasal dari sejumlah daerah di Sumatera Selatan, di antaranya Lahat, Pagar Alam, Ogan Komering Ulu (OKU), dan OKU Timur. Sepanjang turnamen, pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi, memperlihatkan pengalaman dan kematangan para pemain senior.
Atmosfer pertandingan di Lapangan Saringan juga terbilang semarak. Ratusan penonton hadir setiap hari untuk menyaksikan laga, terutama saat babak semifinal dan final yang berlangsung ketat. Dukungan publik tuan rumah menjadi salah satu daya tarik tersendiri dalam penyelenggaraan turnamen ini.
Baca Juga:
PSSI Resmi Hentikan Kerja Sama dengan Indra Sjafri Usai Timnas U-22 Gagal ke Semifinal SEA Games
Dari sisi penyelenggaraan, turnamen mendapat dukungan sejumlah pihak, termasuk dunia usaha. Salah satunya dari PT Bukit Asam yang berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan. Dukungan tersebut turut memperkuat kelancaran turnamen sekaligus bertepatan dengan momentum peringatan ulang tahun perusahaan ke-45.
Lurah Pasar Tanjung Enim, Najiburahman, menilai kejuaraan ini tidak hanya berdampak pada pembinaan olahraga, tetapi juga memberi efek ekonomi bagi masyarakat sekitar. “Kegiatan seperti ini menggerakkan ekonomi lokal dan sekaligus memperkenalkan Tanjung Enim ke daerah lain,” katanya.
Secara teknis, turnamen All Star U-40 menonjolkan permainan cepat dan efisien, khas pemain berpengalaman. Sejumlah laga berlangsung ketat dengan selisih gol tipis, menandakan kualitas tim yang relatif merata.
Keberhasilan Pagar Alam meraih gelar juara tak lepas dari solidnya lini permainan dan konsistensi sejak babak penyisihan hingga final. Sementara Tanjung Enim B menunjukkan performa impresif sebagai tuan rumah dengan menembus partai puncak.
Panitia berharap turnamen ini dapat menjadi agenda rutin tahunan di Sumatera Selatan. Selain menjadi wadah kompetisi bagi pemain senior, ajang ini dinilai efektif menjaga gairah sepak bola daerah serta mempererat jejaring antar komunitas.
Dengan berakhirnya turnamen edisi 2026, Muara Enim dinilai sukses menjadi tuan rumah dan berpotensi kembali dipercaya menggelar ajang serupa di masa mendatang.
(Redaktur: Hendrik Isnaini R)