Dampak kehadiran layanan ini langsung dirasakan pelaku usaha. Winda, salah satu pelaku UMKM yang mengakses layanan, mengaku proses pengurusan kini jauh lebih efisien dibanding sebelumnya. Ia menilai keanggotaan KADIN memberikan nilai tambah signifikan, terutama dalam membuka akses pasar dan permodalan.
“Sekarang lebih praktis. Selain urusan legalitas selesai, kami juga bisa terhubung dengan peluang bisnis yang lebih luas,” ujarnya.
Baca Juga:
KADIN Muara Enim Dorong Ekosistem Investasi dan Digitalisasi UMKM
Penguatan layanan KADIN di MPP menjadi bagian dari upaya mendorong kemudahan berusaha di tingkat daerah yang selama ini menjadi indikator penting dalam menarik investasi. Dengan birokrasi yang lebih ringkas dan layanan yang terpusat, pelaku usaha memiliki kepastian waktu dan biaya dalam mengurus izin serta sertifikasi.
Lebih dari itu, langkah ini juga diharapkan mampu meningkatkan jumlah UMKM yang memiliki legalitas resmi, sehingga lebih siap bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Dalam jangka panjang, penguatan ekosistem usaha ini diyakini akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
KADIN Muara Enim pun menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan layanan dan memperkuat peran sebagai motor penggerak dunia usaha. Dengan pendekatan kolaboratif dan layanan yang adaptif, organisasi ini membidik satu tujuan besar: menjadikan UMKM lokal sebagai tulang punggung ekonomi yang tangguh dan berdaya saing tinggi.
Baca Juga:
Iwan Kurniawan: Rapimnas Lancar, Kini Saatnya Muara Enim Percepat Pertumbuhan Ekonomi
(Redaktur: Hendrik Isnaini R)