Melalui fasilitas ini, masyarakat dapat melakukan berbagai transaksi seperti pembukaan rekening tabungan, setoran tunai, penarikan dana, pembayaran angsuran kredit, hingga informasi produk perbankan.
“Layanan ini dirancang agar masyarakat di desa-desa dapat mengakses layanan perbankan tanpa harus datang ke kantor,” ujarnya.
Baca Juga:
Pertamina Patra Niaga Catat Pertumbuhan Positif Sepanjang 2024
Sementara itu, Bupati Muara Enim Edison mengapresiasi kinerja BPR Muara Enim yang dinilai mampu menunjukkan pertumbuhan yang konsisten.
Menurut Edison, berbagai indikator kinerja bank tersebut bahkan melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya.
“Kita melihat hampir seluruh indikator kinerja berada di atas 100 persen, baik di kantor pusat Muara Enim maupun di cabang Prabumulih,” katanya.
Baca Juga:
Perombakan Direksi PT Timah, Politisi PDIP Terdepak dari Jabatan Komisaris
Pemkab Muara Enim, lanjut Edison, juga memberikan dukungan terhadap penguatan modal BPR. Pada tahun ini pemerintah daerah mengalokasikan tambahan penyertaan modal sebesar Rp10 miliar.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat ekspansi bisnis BPR Muara Enim, termasuk membuka peluang pengembangan jaringan layanan di daerah lain.
“Jika kondisi ekonomi masyarakat terus membaik, tidak menutup kemungkinan ke depan akan dibuka cabang baru. Namun tentu akan kita kaji lebih lanjut dan dituangkan dalam kebijakan daerah,” ujarnya.