SUMSEL.WAHANANEWS.Co,Palembang - Langkah PERSIME Kabupaten Muara Enim di ajang Piala Gubernur Sumatera Selatan U-15 2026 kian meyakinkan. Tim berjuluk Laskar Serasan itu sukses menyingkirkan PS Ogan Ilir, juara bertahan turnamen, setelah menang 2-1 pada laga perempat final yang berlangsung di Stadion Bumi Sriwijaya, Rabu (1/7/2026) sore.
Kemenangan tersebut mengantarkan PERSIME melangkah ke babak semifinal sekaligus memperpanjang catatan impresif mereka sepanjang turnamen. Sebelumnya, PERSIME tampil sebagai juara Grup C dengan torehan sempurna, yakni tiga kemenangan beruntun tanpa kebobolan.
Baca Juga:
PERSIME Sapu Dua Kemenangan, Selangkah ke Puncak Grup C
Menghadapi PS Ogan Ilir yang datang dengan status juara bertahan, PERSIME tampil tanpa beban. Sejak menit-menit awal, para pemain menunjukkan determinasi tinggi dengan permainan cepat, disiplin, dan kolektif sehingga mampu mengimbangi bahkan mendominasi jalannya pertandingan.
Lini pertahanan PERSIME kembali menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus lawan. Sementara di sektor depan, efektivitas memanfaatkan peluang menjadi pembeda. Dua gol yang tercipta memastikan kemenangan 2-1 sekaligus mengakhiri langkah sang juara bertahan di turnamen tahun ini.
Hasil tersebut menjadi salah satu kejutan pada babak perempat final. Pasalnya, PS Ogan Ilir merupakan tim yang berstatus sebagai juara Piala Gubernur Sumatera Selatan U-15 edisi sebelumnya dan diprediksi kembali menjadi kandidat kuat peraih gelar musim ini. Namun, penampilan disiplin dan penuh percaya diri yang diperagakan PERSIME mampu mematahkan prediksi tersebut.
Baca Juga:
Wanita 29 Tahun Tewas Diracun, Polisi Bongkar Motif Pelaku yang Masih 18 Tahun
Dengan kemenangan ini, PERSIME tidak hanya menjaga rekor tak terkalahkan, tetapi juga mempertahankan catatan pertahanan yang solid. Hingga babak perempat final, tim asal Kabupaten Muara Enim itu belum kebobolan dan terus menunjukkan konsistensi permainan, baik saat menyerang maupun bertahan.
Manajer PERSIME, DR Eka Octha Reza SH, MH, MKn, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain yang mampu menjalankan instruksi pelatih dengan disiplin serta memperlihatkan mental bertanding yang kuat menghadapi lawan berpengalaman.
"Kemenangan ini merupakan hasil kerja keras seluruh pemain, tim pelatih, dan ofisial. Kami menghadapi tim yang berstatus juara bertahan, tetapi anak-anak mampu bermain tenang, disiplin, dan percaya diri. Kami bersyukur dapat melangkah ke semifinal," ujarnya.