"Catur bukan hanya permainan. Catur melatih konsentrasi, strategi, kesabaran, dan kemampuan berpikir. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan," kata Gimson.
Dukungan juga disampaikan perwakilan Komunitas Sedulur Domino Muara Enim, Deni Kristian. Dia menilai perhatian terhadap permainan gaple penting karena olahraga tersebut telah menjadi bagian dari aktivitas sosial masyarakat.
Setelah seluruh pertandingan rampung, panitia menyerahkan hadiah kepada para pemenang. Pada turnamen catur, juara pertama diraih Arya Prima, disusul Rizki, Yossi Utama, Epran, dan Gusri.
Sementara itu, kategori gaple dimenangi Syaprizal dari Tim Warkop Muara Enim. Posisi kedua ditempati Dafis dari Tim Tiger Muara Enim, disusul Rusnadi dari Tim Tiger Muara Enim dan Eddi Bara dari Tanjung Enim.
Elfin berharap kegiatan serupa dapat terus digelar dengan melibatkan lebih banyak peserta dan komunitas. Menurutnya, kegiatan berbasis olahraga dan hiburan rakyat dapat menjadi sarana membangun interaksi langsung antara partai dan masyarakat.
"Yang paling penting bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana kegiatan ini memperkuat silaturahmi dan membuka ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan potensi," ujarnya.
(Redaktur: Hendrik Isnaini R)