Menurutnya, keberhasilan panen melon menjadi bukti bahwa program pemberdayaan berbasis teknologi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Act Department Head HCGA PPA, Novan Herdianto, menambahkan PPA akan terus melakukan pendampingan kepada kelompok tani agar program berjalan berkelanjutan.
Baca Juga:
PAMA, UGM, dan Otorita IKN Hijaukan Nusantara Lewat Penanaman Pohon di Eco-Edu Forest
"Pembinaan dan pendampingan dilakukan sejak pembangunan greenhouse, pembibitan hingga hari ini bisa melaksanakan panen bersama. Ke depan kami akan terus mendampingi agar program ini berkelanjutan dan mampu meningkatkan kompetensi serta perekonomian masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemkab Muara Enim, Ulil Amri, mengapresiasi sinergi dunia usaha dan masyarakat dalam pengembangan pertanian modern.
"Ini bukan sekadar hasil pertanian, tetapi simbol transformasi dan inovasi dalam sektor pertanian. Teknologi greenhouse modern membuktikan kelompok tani mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan menghasilkan produk berkualitas tinggi," katanya.
Baca Juga:
PAMA Salurkan 100 Paket Sembako untuk Yatim dan Dhuafa
Ketua Gapoktan Tani Modern Pemuda Lingga, Okti Gusman, menyebut program tersebut telah membuka wawasan masyarakat mengenai teknologi pertanian modern. Saat ini terdapat 12 anggota kelompok tani yang aktif mengelola greenhouse dan telah melakukan dua kali panen.
"Hari ini kami melakukan panen kedua dari dua greenhouse dengan sekitar 1.800 buah melon yang siap dipanen," ujarnya.
Okti berharap ke depan para petani semakin menguasai teknologi pertanian modern dan mampu mengembangkan lebih banyak varietas melon berkualitas.
(Redaktur: Hendrik Isnaini R)