SUMSEL.WAHANANEWS.Co,Muara Enim - Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Muara Enim Ir. Hj. Sumarni, M.Si meninjau langsung lokasi kebakaran yang menghanguskan dua unit rumah warga di Desa Lebak Budi, Kecamatan Panang Enim, Minggu (14/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, Sumarni memastikan penanganan terhadap korban berjalan serta menyerahkan bantuan kebutuhan darurat kepada keluarga terdampak.
Kedatangan Plt. Bupati dilakukan usai menghadiri Haflatul Wada' dan Wisuda Tahfidz Pondok Pesantren Ulil Albab Muara Enim Tahun 2026. Didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), ia menyambangi rumah warga yang terdampak kebakaran sekaligus berdialog dengan para korban.
Baca Juga:
Plt Bupati Kaji Ulang Pelantikan Pejabat Eselon II, Tunggu Penjelasan BKPSDM
Dua rumah yang terbakar merupakan milik Ari (35) dan Purniawan (50). Pemerintah Kabupaten Muara Enim menyalurkan bantuan berupa sembako, pakaian, serta perlengkapan tidur darurat untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga selama masa pemulihan.
Berdasarkan informasi yang diterima di lokasi, kebakaran diduga dipicu gangguan instalasi listrik yang menimbulkan percikan api sebelum akhirnya membesar. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.30 WIB dan menghanguskan dua rumah warga.
Sumarni mengapresiasi respons cepat petugas pemadam kebakaran yang berhasil mengendalikan kobaran api sehingga tidak merembet ke rumah-rumah lain di sekitar lokasi.
Baca Juga:
Muara Enim Perkuat Identitas Daerah Lewat Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual
"Alhamdulillah petugas bergerak cepat sehingga api dapat dipadamkan dan tidak meluas ke permukiman warga lainnya," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang bersumber dari instalasi listrik maupun kelalaian penggunaan peralatan rumah tangga.
Menurutnya, kondisi cuaca yang tidak menentu juga dapat meningkatkan risiko terjadinya korsleting listrik. Karena itu, masyarakat diminta rutin memeriksa instalasi listrik di rumah serta memastikan kompor dan peralatan elektronik dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan.