Selain persoalan irigasi, petani juga berharap mendapat dukungan berupa pupuk dan benih untuk menghadapi musim tanam berikutnya.
“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Muara Enim membantu kebutuhan air, pupuk, dan bibit untuk ke depan,” ujar Jamek.
Baca Juga:
Sungai Pinangsori Meluap, Pemukiman Penduduk Terancam Longsor
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Muara Enim, Budi Jhonson, mengaku belum mengetahui secara pasti mengenai pompa air yang disebut belum berfungsi tersebut.
“Setahu kami mesin pompa itu bantuan dari PTBA. Kalau benar milik PTBA, kami akan berkoordinasi dengan PTBA untuk mengetahui kendalanya. Kalau bukan, kami akan berkoordinasi dengan instansi yang membangun pompa tersebut,” kata Budi.
Ia mengatakan Dinas Pertanian Muara Enim akan menurunkan tim untuk mengecek kondisi fasilitas pompa air tersebut sekaligus memastikan kendala yang menyebabkan belum dapat dimanfaatkan petani.
Baca Juga:
LPSK Sedang Dalami Laporan Penyanyi Nindy Ayunda Terkait Teror Oknum TNI AD
Berdasarkan penelusuran di lapangan, fasilitas sumur bor dan pompa air di Desa Karang Raja tercatat sebagai bantuan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII. Fasilitas tersebut berada di kawasan Sumur Jiat, Desa Karang Raja.
(Redaktur: Hendrik Isnaini R)