WahanaNews - Sumsel | Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru meminta kepada jamaah calon haji untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) selama melaksanakan ibadah di Tanah Suci.
"Meskipun organisasi kesehatan dunia (WHO) sudah tidak lagi mewajibkan protokol kesehatan, untuk alasan kesehatan harus tetap dipedomani. Tetap terapkan protokol kesehatan, karena ada jutaan manusia di sana," kata Herman Deru saat melepas keberangkatan 360 calon haji kelompok terbang (kloter) pertama embarkasi Palembang di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, dikutip Minggu (28/5/2023).
Baca Juga:
Tiga KBIHU dan Jamaah Mandiri Kloter 29 KJT Ziarah ke Jabal Nur, Dipimpin KH. Asep Fu’ad Adnan
Protokol kesehatan itu, kata dia, di antaranya menggunakan masker atau pelindung saluran pernafasan, menjaga kebersihan tangan, menjaga asupan makanan, termasuk kebersihan alat makan.
Dia juga mengingatkan, bila jamaah calon haji mengalami keluhan kesehatan diharapkan bisa segera berkonsultasi dengan tenaga pendamping untuk ditindaklanjuti, karena urusan menjaga kesehatan adalah prioritas utama dan jangan pernah dianggap remeh, karena kalau sampai sakit akan mengganggu kekhusukan beribadah.
“Permintaan ini berlaku untuk seluruh jamaah haji haji, lebih banyak minum air mineral agar terhindar dari dehidrasi akibat teriknya paparan sinar matahari dan suhu udara di Arab Saudi,” kata dia.
Baca Juga:
Jamaah Haji Kloter 29 KJT Sumedang Harapkan Haji Mabrur Usai Lontar Jumrah Aqabah
Adapun diketahui, Embarkasi Palembang memberangkatkan sebanyak 7.012 calon haji tahun 2023 asal Sumsel dan Bangka Belitung.
Jemaah calon haji tersebut diberangkatkan dalam 23 kloter hingga tanggal 22 Juni 2023. Untuk kloter pertama sebanyak 360 calon haji, semua berasal dari Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumsel.
Mereka diberangkatkan menuju Tanah Suci embarkasi Palembang dengan menggunakan pesawat Saudi Arabian Airlines didampingi oleh lima orang pengawas haji dan tenaga kesehatan beserta tiga petugas haji daerah.