WahanaNews-Sumsel | BUMN pertambangan PT Bukit Asam menyiapkan industri gasifikasi batubara menjadi dimithyl eter (DME). Sumsel akan menjadi percontohan (pilot project) dari hilirisasi batubara tersebut.
Direktur Utama PT Bukit Asam Asral Ismail mengatakan proyek DME ini merupakan pilot project di Indonesia yang diharapkan pemerintah segera terealisasi.
Baca Juga:
Punya Proyek Panas Bumi Terbaik di Dunia, ALPERKLINAS Desak Pemerintah dan PLN Maksimalkan PLTP untuk Dukung Energi Bersih
“Proyek ini tidak hanya diharapkan saja, tapi harus terealisasi,” kata Asral melansir ANTARA.
Pemerintah yang diwakili menteri investasi mengharapkan dilakukan percepatan proyek tersebut.
Sejauh ini tiga belah pihak yang terlihat yakni PT Bukit Asam sebagai penyalur bahan baku batu bara, perusahaan asal Amerika Serikat (AS) Air Product sebagai penyedia teknologi gasifikasi, dan PT Pertamina sebagai offtaker(pembeli DME) sedang proses perampungan perjanjian kerja.
Baca Juga:
Wanita 70 Tahun Bisa Melahirkan, Inilah Sederet Kisah Kehamilan di Usia Tua
Dibutuhkan waktu hingga 30 bulan dari ground breaking untuk menuntaskan Proyek DME tersebut dan Asral memastikan perusahaan berkomitmen menuntaskan program hilirisasi itu.
“Mudah-mudahan sebelum ground breaking selesai (perjanjian kerja sama),” kata dia.
Proyek hilirisasi juga telah disetujui Presiden Joko Widodo sebagai bagian dari proyek prioritas sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020.