Baca Juga:
Maksimalkan Pengamanan, Kapolres Pagar Alam Turun Langsung Ke Kawasan Wisata Gunung Dempo
SUMSEL.WAHANA.NEWS.CO. Pagar Alam – Kabar menggembirakan datang dari dunia pertanian . Komoditas kopi daerah ini mulai menembus pasar internasional setelah CV. Gumay Sakti menyiapkan ekspor perdana kopi Liberika (kopi nangka) ke Malaysia. Langkah ini dinilai menjadi angin segar bagi para petani sekaligus membuka peluang besar peningkatan nilai ekonomi sektor perkebunan.
Direktur CV. Gumay Sakti, Muhammad Ryan Irfanza Gumay, dalam konferensi pers menyampaikan bahwa pengiriman tahap awal ini merupakan langkah pembuka untuk penjajakan pasar luar negeri.
“Jika pengiriman berjalan sukses, pihak pembeli dari Malaysia akan datang langsung ke Pagar Alam untuk melakukan survei dan menjajaki kontrak kerja sama dalam skala yang lebih besar,” ujarnya.
Baca Juga:
Tutup Tahun 2025, Kejari Pagar Alam Tahan Lima Tersangka Korupsi Proyek PUTR, Siapkan Kejutan Awal 2026
Ekspor ini menjadi gebrakan penting karena jenis kopi yang dikirim adalah Liberika, yang selama ini kurang populer dibandingkan Robusta dan Arabika. Padahal, kopi Liberika memiliki karakteristik unik dengan aroma khas menyerupai nangka dan cita rasa yang lebih eksotis, sehingga memiliki segmen pasar tersendiri di tingkat internasional.
“ Meskipun kita mulai menjajaki varian baru, namun kopi Robusta tetap dipasarkan sebagai komoditas unggulan daerah, mengingat selama ini menjadi tulang punggung produksi kopi Pagar Alam,” imbuhnya.
Terbukanya akses pasar ekspor diharapkan membawa sejumlah manfaat nyata bagi petani kopi, di antaranya: Meningkatkan nilai jual kopi di tingkat petani, menstabilkan harga kopi, membuka akses terhadap harga pasar dunia dan mendorong peningkatan kualitas dan produktivitas
Jika kontrak ekspor dalam skala besar terealisasi, hal ini berpotensi menciptakan multiplier effect bagi perekonomian daerah, mulai dari sektor pertanian, distribusi, hingga tenaga kerja.
Langkah ekspor yang dilakukan CV. Gumay Sakti dinilai sebagai momentum kebangkitan ekonomi berbasis perkebunan kopi di Pagar Alam. Selain meningkatkan kesejahteraan petani, keberhasilan ini juga akan memperkuat posisi Pagar Alam sebagai salah satu sentra kopi unggulan di Sumatera Selatan yang mampu bersaing di pasar global.
“ Dengan kualitas yang terus ditingkatkan serta dukungan kemitraan ekspor, kopi Liberika Pagar Alam kini bersiap menapaki panggung internasional,” pungkas dia.
[Redaktur: Sobar Bachtiar].