SUMSEL.WAHANANEWS.Co, Muara Enim - Upaya memperkuat peran koperasi sebagai tulang punggung ekonomi rakyat di Kecamatan Lawang Kidul menghadapi kendala serius. Persatuan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se-Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, menggelar audiensi dengan Plt Camat Lawang Kidul, Yuda Pratama, Selasa (11/1/2026), untuk mencari solusi atas keterbatasan lahan yang menghambat pembangunan kantor dan gerai koperasi.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Camat Lawang Kidul itu dibuka oleh Ketua KDKMP Tanjung Enim Selatan, Adi Saputra. Dalam sambutannya, Adi memperkenalkan satu per satu ketua koperasi Merah Putih dari desa dan kelurahan yang hadir, sekaligus menyampaikan kondisi riil koperasi di lapangan. Ia menegaskan, hampir seluruh koperasi di Lawang Kidul memiliki persoalan serupa, yakni belum tersedianya lahan representatif untuk pusat aktivitas koperasi.
Baca Juga:
BPJS Kesehatan dan Kementerian Koperasi Teken Nota Kesepahaman Perluas JKN Koperasi
“Masalah utama kami adalah lahan. Tanpa kantor dan gerai, koperasi sulit berkembang. Kami berharap ada solusi bersama, termasuk menindaklanjuti Peraturan Menteri Koperasi Nomor 49 Tahun 2025 tentang tata cara pinjam pakai lahan milik BUMN,” ujar Adi.
Audiensi ini dihadiri para ketua KDKMP, antara lain Sasi Aroma (Desa Darmo), Phica Desmi (Desa Keban Agung), Aidil Koster (Kelurahan Pasar Tanjung Enim), Kiki Andra (Kelurahan Tanjung Enim), Adi Saputra (Kelurahan Tanjung Enim Selatan), serta Helmiadi (Desa Lingga). Masing-masing memaparkan kondisi koperasi di wilayahnya, mulai dari keterbatasan fasilitas hingga perlunya dukungan lintas sektor untuk menggerakkan koperasi agar tidak sekadar hidup, tetapi juga produktif.
Menanggapi hal tersebut, Plt Camat Lawang Kidul Yuda Pratama menyambut baik inisiatif para pengurus koperasi yang datang secara kolektif membawa aspirasi. Menurutnya, koperasi Merah Putih merupakan salah satu instrumen strategis dalam menggerakkan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Baca Juga:
Uang Simpanannya Gak Dicairkan, Nasabah Dirikan Tenda di Depan Kantor KSP3 Cabang Gunungsitoli
“Kami akan melakukan koordinasi dengan pemerintah desa, kelurahan, serta BUMN yang memiliki aset lahan di wilayah Lawang Kidul. Mudah-mudahan pemilik lahan bersedia meminjamkan lahan mereka untuk kepentingan koperasi,” kata Yuda dengan optimistis.
Yuda juga menilai, kehadiran kepengurusan KDKMP se-Kecamatan Lawang Kidul menjadi langkah penting dalam memperkuat posisi koperasi di mata para pemangku kepentingan. Dengan wadah bersama, komunikasi dan advokasi akan lebih terarah.
Sementara itu, Ketua KDKMP Desa Lingga, Helmiadi, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas keterbukaan Plt Camat Lawang Kidul dalam merespons kebutuhan koperasi. Ia menilai, sinergi antara koperasi dan pemerintah kecamatan menjadi kunci agar koperasi Merah Putih benar-benar berfungsi sebagai motor penggerak ekonomi rakyat.
“Kami seluruh ketua pengurus KMP se-Kecamatan Lawang Kidul sangat bersyukur atas ide, masukan, dan kesiapan Plt Camat untuk mengakomodir pertemuan dengan pihak-pihak terkait. Dengan terbentuknya kepengurusan KDKMP se-kecamatan, kami yakin koperasi desa dan kelurahan Merah Putih dapat mengoptimalkan potensi lokal di masing-masing wilayah,” ujar Helmiadi penuh keyakinan.
Audiensi tersebut menjadi titik awal konsolidasi gerakan koperasi Merah Putih di Lawang Kidul. Harapannya, dengan dukungan pemerintah dan BUMN pemilik aset, koperasi tidak hanya memiliki kantor dan gerai, tetapi juga mampu tumbuh sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan yang mandiri dan berkelanjutan di Bumi Serasan Sekundang.
(Redaktur: Hendrik Isnaini R)