"Kendala yang berarti tidak ada. Hanya saja kami cukup selektif dalam menentukan pengurus karena kami ingin membangun organisasi yang kuat hingga tingkat desa," ujarnya.
Ia menegaskan, PSI merupakan partai yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda yang ingin berkontribusi terhadap pembangunan daerah melalui jalur politik.
Baca Juga:
PSI Muara Enim Matangkan Rakorda, Kepengurusan Hampir hingga Tingkat Desa
"PSI terbuka bagi siapa saja, terutama anak-anak muda Kabupaten Muara Enim yang memiliki semangat membangun daerah. Partai politik merupakan salah satu wadah untuk menyalurkan aspirasi dan berpartisipasi dalam pembangunan," kata Aria.
Menurutnya, respons masyarakat terhadap kehadiran PSI di Kabupaten Muara Enim cukup positif. Aria menilai meningkatnya penerimaan masyarakat tidak terlepas dari pengaruh figur Presiden RI ke-7 Joko Widodo yang kini menjadi Pembina PSI.
"Figur Pak Joko Widodo memberikan pengaruh tersendiri terhadap antusiasme masyarakat. Efek Jokowi masih sangat terasa dan menjadi salah satu faktor yang mendorong masyarakat mengenal serta bergabung dengan PSI," ujarnya.
Baca Juga:
Ketua DPD PSI Muara Enim Ajak Warga Bijak Sikapi Isu Politik
Selain menyelesaikan pembentukan struktur organisasi, DPD PSI Muara Enim juga tengah mempersiapkan pelaksanaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) yang dijadwalkan berlangsung pada awal Agustus 2026.
Rakorda tersebut direncanakan menjadi ajang konsolidasi seluruh pengurus PSI di wilayah Muara Enim sekaligus memperkuat kesiapan organisasi menghadapi agenda politik mendatang.
Aria menyebutkan, berdasarkan informasi yang diterima dari pengurus partai di tingkat provinsi dan pusat, Rakorda direncanakan akan dihadiri Presiden RI ke-7 Joko Widodo. Namun, jadwal tersebut masih menunggu konfirmasi resmi dari DPW PSI Sumatera Selatan dan DPP PSI.