Baca Juga:
Wagub Jabar Soroti Judi Online di Kalangan ASN, Minta Ombudsman Perkuat Pengawasan
SUMSEL.WAHANANEWS.Co,PALEMBANG – Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Perwakilan Daerah Sumatera Selatan mendorong penguatan pengawasan terhadap pelaksanaan reklamasi dan pasca tambang melalui pemanfaatan teknologi berbasis penginderaan jauh. Usulan tersebut mendapat dukungan dari DPRD Provinsi Sumatera Selatan sebagai upaya meningkatkan transparansi dan efektivitas pengawasan sektor pertambangan.
Gagasan itu mengemuka dalam audiensi antara jajaran Perhapi PD Sumsel dan Ketua DPRD Sumatera Selatan, Andie Dinialdie, di Gedung DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Palembang. Pertemuan membahas langkah-langkah memperkuat pengawasan terhadap kewajiban reklamasi dan pascatambang yang harus dipenuhi perusahaan pertambangan di Sumatera Selatan.
Baca Juga:
Polresta Tangerang Awasi Jasa Penukaran Uang Baru untuk Cegah Peredaran Uang Palsu
Ketua Perhapi PD Sumsel, Frans Irawan, mengatakan evaluasi terhadap pelaksanaan reklamasi perlu dilakukan dengan pendekatan yang lebih modern. Menurutnya, metode pengawasan yang selama ini mengandalkan laporan perusahaan dan inspeksi lapangan secara berkala perlu diperkuat dengan dukungan teknologi agar hasilnya lebih akurat dan transparan.
"Kami mengusulkan pemanfaatan teknologi berbasis penginderaan jauh, seperti citra satelit resolusi tinggi dan drone yang digunakan secara berkala. Dengan cara ini, perkembangan vegetasi maupun luasan area reklamasi dapat dipantau secara lebih cepat, presisi, dan objektif," ujar Frans.
Ia menilai pemanfaatan teknologi akan memudahkan proses evaluasi terhadap komitmen perusahaan dalam memulihkan lahan bekas tambang. Selain meningkatkan akurasi data, sistem tersebut juga diharapkan mampu mempercepat identifikasi apabila ditemukan ketidaksesuaian antara pelaksanaan reklamasi di lapangan dengan dokumen yang dilaporkan.