SUMSEL.WAHANANEWS.CO, – Kabupaten Muara Enim menapaki usia ke-79 tahun dengan mengusung semangat besar, Bangkit, Sejahtera, Maju, Berkelanjutan (MEMBARA)—sebuah simbol tekad daerah ini untuk terus bergerak maju. Momentum istimewa itu dirayakan melalui Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Muara Enim, Kamis (20/11/2025), yang menjadi pembuka resmi rangkaian peringatan HUT ke-79.
Ruang rapat paripurna DPRD hari itu menjadi saksi kebersamaan seluruh unsur pimpinan daerah. Hadir Gubernur Sumsel Herman Deru, Ketua TP PKK Sumsel Feby Deru, Bupati Muara Enim Edison, Wakil Bupati Sumarni, jajaran Forkopimda, para kepala daerah se-Sumsel, hingga tokoh masyarakat. Sebuah pertemuan besar yang merefleksikan keseriusan untuk membawa Kabupaten Muara Enim terus melangkah.
Baca Juga:
PGSI Sumsel Matangkan Strategi, Rakerprov 2026 Jadi Titik Awal Kebangkitan Gulat Bumi Sriwijaya
Melanjutkan Warisan, Menguatkan Pembangunan
Ketua DPRD Muara Enim, Deddy Arianto Sutopo, dalam arahannya menegaskan bahwa usia 79 tahun adalah pengingat akan panjangnya jalan pembangunan yang telah diwariskan para pendahulu.
“Tugas kita adalah melanjutkan dan memperjuangkan pembangunan yang telah mereka rintis,” ujar Deddy.
Baca Juga:
Aklamasi Muskab Ke-VII, Iwan Kurniawan Kembali Pimpin KADIN Muara Enim, Siap Menjadi Lokomotif Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Ia menambahkan, peringatan hari jadi bukan sekadar selebrasi, melainkan ruang untuk evaluasi dan introspeksi. Baginya, pembangunan tak hanya membutuhkan kerja pemerintah, tetapi dukungan penuh seluruh elemen masyarakat.
Bupati Edison: MEMBARA adalah Jalan Pembaruan
Bupati Muara Enim, Edison, menegaskan bahwa Kabupaten Muara Enim telah menorehkan banyak capaian membanggakan. Namun, masih ada pekerjaan rumah yang harus dituntaskan secara bersama.