SUMSEL.WAHANANEWS.Co,Muara Enim - Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang menutup rangkaian kunungan kerjanya di Kabupaten Muara Enim dengan menghadiri jamuan makan malam di Rumah Dinas Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muara Enim, Senin (15/6/2026).
Kedatangan orang nomor dua di Sumsel itu disambut langsung oleh Plt Bupati Muara Enim Ir. Hj. Sumarni bersama suaminya yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Muara Enim, Ir. H. Ahmad Yani MM. Sejumlah tokoh daerah turut hadir dalam suasana yang berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Baca Juga:
90 Santri Ponpes Al-Ittifaqiah Diwisuda, Plt Bupati Muara Enim Minta Jadi Agen Perubahan Umat
Pertemuan tersebut menjadi penutup agenda kunjungan kerja Wakil Gubernur di Bumi Serasan Sekundang setelah sebelumnya menghadiri Haflah Akhir Sanah dan Wisuda Angkatan IV Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Kampus Lencah, Kecamatan Lubai Ulu, serta meninjau operasional PLTU 8 Huadian Bukit Asam Power di Kecamatan Tanjung Agung.
Dalam suasana santai namun produktif, pertemuan di rumah dinas itu menjadi momentum memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kabupaten Muara Enim dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.
Plt Bupati Muara Enim Hj. Sumarni menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Sumsel terhadap berbagai program pembangunan di Kabupaten Muara Enim. Menurutnya, dukungan pemerintah provinsi sangat diperlukan untuk mempercepat realisasi program strategis yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga:
Sumarni Ditunjuk Jadi Plt Bupati Muara Enim, Gubernur Minta Pemerintahan Tetap Berjalan
Sementara itu, Wakil Gubernur H. Cik Ujang menegaskan pentingnya kolaborasi yang kuat antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, mulai dari sektor pendidikan, infrastruktur hingga penguatan ekonomi daerah.
Kehangatan pertemuan tersebut juga tidak terlepas dari hubungan baik yang telah terjalin antara Cik Ujang dan Ahmad Yani. Keduanya dikenal memiliki rekam jejak panjang dalam dunia pemerintahan dan politik di Sumsel. Hubungan tersebut dinilai menjadi modal sosial yang positif dalam membangun komunikasi dan koordinasi lintas pemerintahan demi kepentingan masyarakat.
Meski berlangsung dalam suasana kekeluargaan, pertemuan itu tetap sarat makna strategis. Berbagai isu pembangunan daerah, peluang investasi, serta upaya memperkuat pelayanan publik menjadi topik yang mengemuka dalam perbincangan.