SUMSEL.WAHANANEWS.Co,Jakarta – Partisipasi UMKM binaan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dalam Bazar Semarak Ramadhan di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuahkan hasil menggembirakan. Selama tiga hari pelaksanaan, pelaku usaha lokal mencatatkan penjualan signifikan, mencerminkan tingginya minat pasar terhadap produk unggulan mereka.
Sebanyak enam UMKM binaan PTBA ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Dari total partisipasi, produk kerajinan dan fesyen menjadi penyumbang terbesar penjualan. FnR Craft tercatat sebagai pelaku usaha dengan capaian omzet harian tertinggi, menunjukkan daya tarik kuat produk berbasis kreativitas lokal di pasar Ibu Kota.
Baca Juga:
Dari Sekolah untuk Jalan Raya: PAMA SSBA dan Satlantas Bentuk Generasi Berkendara Aman
Tak hanya itu, sektor kuliner dan minuman juga turut memberikan kontribusi positif. Produk olahan ikan lele dari Le Otonk mendapat respons baik dari pengunjung. Sementara itu, Beskabean Kopi bersama dua brand kopi lainnya, yakni SIBA Kopi dan Kopi Pak Ratin, ikut mendorong peningkatan total transaksi selama bazar berlangsung.
Bazar Semarak Ramadhan merupakan agenda yang digelar sebagai bagian dari upaya pemberdayaan UMKM sekaligus menyemarakkan bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini menghadirkan beragam produk unggulan dari mitra binaan BUMN dan menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen secara langsung di lokasi yang representatif.
Sustainability Economic, Social & Environment Department Head PTBA, Listati, mengatakan bahwa keikutsertaan UMKM binaan dalam bazar ini merupakan langkah konkret untuk mendorong pelaku usaha agar semakin berkembang dan adaptif terhadap pasar. PTBA, kata dia, berkolaborasi dengan Rumah BUMN Banyuasin dan Danantara Indonesia dalam memanfaatkan momentum tersebut.
Baca Juga:
Menuju Indonesia Emas, PAMA SSBA Latih Kader Posyandu di Muara Enim
“Capaian ini menjadi indikator positif bahwa produk UMKM lokal memiliki daya saing yang kuat ketika difasilitasi melalui ajang promosi yang tepat,” ujar Listati dalam keterangannya.
Menurutnya, dukungan yang diberikan perseroan tidak hanya berdampak pada peningkatan penjualan dalam jangka pendek, tetapi juga memperkuat fondasi usaha agar lebih berkelanjutan. Selain itu, partisipasi dalam bazar juga membuka peluang jejaring bisnis yang lebih luas bagi para pelaku UMKM.
“Kami berharap wadah promosi strategis di lingkungan Kementerian ESDM ini tidak hanya mendorong peningkatan penghasilan menjelang Idulfitri, tetapi juga membuka peluang pasar yang lebih luas serta memperkuat sinergi antara pemerintah, BUMN, dan pelaku usaha lokal,” tambahnya.
Melalui inisiatif ini, PTBA menegaskan komitmennya tidak hanya sebagai perusahaan energi, tetapi juga sebagai agen pembangunan. Upaya pemberdayaan UMKM yang dilakukan secara konsisten diharapkan mampu memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
(Redaktur: Hendrik Isnaini R)