SUMSEL.WAHANANEWS.Co,Palembang — Gadis Muara Enim, Zallika Azzahra, meraih gelar Harapan I Putri Sriwijaya 2026 pada ajang Pemilihan Putra Putri Sriwijaya yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan di Hotel Aryaduta Palembang, Jumat (31/7/2026). Prestasi tersebut menjadi capaian bagi Kabupaten Muara Enim dalam ajang duta pariwisata tingkat provinsi yang diikuti perwakilan dari 17 kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.
Selain Zallika, Kabupaten Muara Enim juga diwakili Diki Wahyudi sebagai Bujang Muara Enim. Keduanya mengikuti seluruh tahapan seleksi, mulai dari masa karantina hingga malam grand final.
Baca Juga:
Operasi Katarak Gratis Martabe: Harapan Irfansyah Menggapai Mimpi yang Hilang
Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Muara Enim, Hj. Sumarni., hadir langsung memberikan dukungan kepada delegasi Muara Enim selama pelaksanaan grand final. Menurutnya, hasil yang diraih Zallika merupakan buah dari proses pembinaan, kerja keras, dan kemampuan peserta dalam menampilkan potensi daerah.
"Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Muara Enim. Bujang dan Gadis Muara Enim telah menunjukkan kemampuan terbaiknya sepanjang rangkaian kegiatan dan mampu memperkenalkan potensi daerah di tingkat provinsi," ujar Sumarni.
Ia mengatakan para finalis menjalani berbagai tahapan penilaian yang menguji wawasan, kemampuan komunikasi, penguasaan materi kepariwisataan, hingga penampilan seni dan budaya daerah. Menurutnya, Zallika dan Diki mampu mengikuti seluruh proses dengan baik serta menampilkan identitas budaya Muara Enim secara optimal.
Baca Juga:
Presiden Ukraina Minta Trump Dukung Paket Sanksi Baru untuk Rusia
Dalam kompetisi tersebut, peserta juga mempresentasikan potensi wisata daerah, menampilkan bakat, serta mengenakan busana adat sebagai bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya masing-masing daerah.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Muara Enim, Kandar Budizon, mengatakan keikutsertaan Bujang dan Gadis Muara Enim merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah membangun sumber daya manusia di sektor pariwisata sekaligus memperluas promosi destinasi wisata.
Menurut Kandar, ajang Putra Putri Sriwijaya tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan pemahaman terhadap potensi budaya daerah.