SUMSEL.WAHANANEWS,Muara Enim Yayasan Senyum Jiwa Kita Serasan (SJAS) melakukan monitoring pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di 7 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di bawah naungannya di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan operasional dapur berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) serta penyaluran makanan kepada penerima manfaat berlangsung lancar.
Baca Juga:
Buka Puasa Bersama, SJAS Muara Enim Konsolidasikan Program Makan Bergizi Gratis
Ke tujuh SPPG yang menjadi lokasi monitoring meliputi SPPG Desa Tegalrejo, Kecamatan Lawang Kidul, SPPG Tanjung Enim Selatan, SPPG Tanjung Karangan di Kecamatan Tanjung Agung, serta SPPG Kepur, SPPG Kelurahan Muara Enim, SPPG Pasar 1, dan SPPG Pasar 2 di Kecamatan Muara Enim.
Ketua Yayasan Senyum Jiwa Kita Serasan (SJAS), Resna, mengatakan kegiatan monitoring merupakan bagian dari evaluasi rutin untuk memastikan seluruh tahapan pelaksanaan Program MBG berjalan sesuai ketentuan.
Menurutnya, pengawasan dilakukan mulai dari operasional dapur, proses pengolahan makanan, penerapan standar kebersihan dan keamanan pangan, hingga distribusi makanan kepada sekolah dan kelompok penerima manfaat.
Baca Juga:
Sri Mulyani Jadi Pengurus Yayasan Bill Gates: Saya Merasa Terhormat
"Monitoring ini bertujuan memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan dengan baik. Kami ingin memastikan seluruh operasional dapur dilaksanakan sesuai SOP dan makanan dapat diterima oleh seluruh penerima manfaat tepat waktu serta sesuai standar yang telah ditetapkan," ujarnya.
Resna menambahkan, keberhasilan pelaksanaan Program MBG tidak hanya bergantung pada kesiapan masing-masing dapur, tetapi juga pada koordinasi antar pengelola SPPG. Karena itu, Yayasan SJAS terus membangun kolaborasi dengan seluruh SPPG yang berada di bawah naungannya agar setiap kendala di lapangan dapat segera diatasi.
"Kami terus memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan seluruh SPPG. Kolaborasi menjadi kunci agar kualitas pelayanan tetap terjaga dan pelaksanaan program berjalan optimal," katanya.