SUMSEL.WAHANANEWS.CO, Palembang - Provinsi Sumatera Selatan memperoleh tambahan kuota sekitar 13.000 unit program perumahan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) sebagai upaya mempercepat peningkatan kualitas hunian masyarakat serta mengurangi jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di daerah tersebut.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dalam keterangan di Palembang, Sabtu (13/6/2026), mengatakan tambahan kuota tersebut tindak lanjut dari komunikasi pemprov setempat dengan Kementerian PKP dan Kementerian Dalam Negeri terkait dengan pelaksanaan sejumlah program perumahan di daerah itu.
Baca Juga:
Wali Kota Palembang Evaluasi Dishub Terkait Dugaan Razia Ilegal Picu Kecelakaan Beruntun Viral
"Alhamdulillah, hasil pembicaraan sebelumnya bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Menteri Dalam Negeri mendapat tindak lanjut yang baik. Sumsel memperoleh tambahan kuota sekitar 13 ribu unit program perumahan," katanya.
Ia menjelaskan program tersebut meliputi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), rehabilitasi rumah, serta Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan. Dari total tambahan kuota yang diberikan, sekitar 6.000 unit telah dipastikan pembagian secara proporsional kepada daerah penerima.
Kota Palembang juga mendapatkan tambahan kuota BSPS bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kota Palembang. Kuota yang sebelumnya ditetapkan 600 unit ditingkatkan menjadi 1.091 unit.
Baca Juga:
Polrestabes Palembang Sediakan Layanan Kesehatan Gratis bagi Buruh pada May Day 2026
Maka dari itu, validitas data penerima manfaat menjadi faktor penting dalam pelaksanaan program agar bantuan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Pembangunan maupun rehabilitasi rumah dilakukan secara terpusat dalam satu kawasan lingkungan tertentu sehingga hasil pembangunan lebih terlihat dan mampu mendorong penataan kawasan permukiman secara menyeluruh.
"Ini menjadi hadiah bagi Kota Palembang. Saya meminta pemerintah kota menyiapkan usulan yang berbasis data valid agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan," katanya.