SUMSEL.WAHANANEWS.Co,Muara Enim – Partai Solidaritas Indonesia mulai tancap gas memanaskan mesin politik di Kabupaten Muara Enim. Menatap Pemilu 2029, partai berlambang gajah itu dikabarkan tengah merampungkan perombakan besar-besaran struktur Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dengan komposisi yang lebih kuat dan terukur.
Langkah ini bukan sekadar penyegaran organisasi. Sumber internal menyebut, perombakan tersebut merupakan bagian dari strategi total membangun ulang kekuatan politik PSI di daerah, setelah hasil Pemilu 2024 dinilai belum menggigit.
Baca Juga:
PSI Nilai Prabowo Utamakan Kepentingan Nasional Lewat Silaturahmi Kebangsaan
“Ini bukan sekadar ganti pengurus. Ini pembenahan total mesin partai. Targetnya jelas, PSI harus tampil lebih kompetitif di 2029,” ujar sumber internal, Sabtu (25/4/2026).
Berbeda dari sebelumnya, PSI kini mulai mengombinasikan kekuatan figur muda dengan tokoh-tokoh berpengaruh di daerah. Sejumlah nama dari kalangan pengusaha hingga politikus senior disebut-sebut masuk dalam radar, dengan pertimbangan memiliki basis massa nyata di lapangan.
Langkah konsolidasi ini diperkuat oleh DPW PSI Sumatera Selatan yang telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas pengurus DPD PSI Muara Enim. Dalam mandat tersebut, pengurus diminta segera membentuk struktur hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan.
Baca Juga:
Kediaman Jokowi Diplesetkan di Google Maps, Bestari: Malah Keren!
Penguatan organisasi hingga akar rumput ini dinilai menjadi kunci. Pada Pemilu 2024 lalu, PSI di Muara Enim belum mampu menembus kursi legislatif, salah satunya akibat lemahnya jaringan di tingkat bawah.
Pengamat politik lokal menilai, langkah membangun struktur hingga ke desa merupakan strategi realistis dalam menghadapi kontestasi politik daerah. Tanpa basis yang kuat, partai akan sulit bersaing, meskipun memiliki popularitas.
“Politik itu soal kehadiran nyata di tengah masyarakat. Struktur yang solid di desa dan kelurahan menjadi penentu,” ujar seorang pengamat.