WahanaNews - Sumsel | PLN terpaksa memutus aliran listrik Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) lantaran menunggak pembayaran tagihan listrik selama tiga bulan terturut-turut.
Diketahui, kantor KONI Sumsel yang terletak di Palembang sudah sekitar tiga minggu gelap gulita.
Baca Juga:
Gubernur NTT Melkiades Laka Lena Lantik Pengurus KONI Sikka 2026–2030, Bupati Juventus Kago Nahkodai Olahraga Sikka
Mendengar hal tersebut, Gubernur Sumsel, Herman Deru mengaku terkejut karena dirinya baru mengetahuinya. Dalam waktu dekat, gubernur pun akan segera memanggil Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumsel.
"Saya panggil dulu Kadispora Sumsel, karena saya baru dengar ini," ujarnya gubernur, dikutip Jumat (19/5/2023).
Sementara, Sekretaris Umum KONI Sumsel, Suparman Romans membenarkan aliran listrik di kantor KONI Sumsel dicabut PLN sejak tiga pekan lalu, sehingga memaksa jajaran bekerja dari rumah.
Baca Juga:
Temui Wali Kota Gunungsitoli, Ketum KONI Sumut Bahas Pembinaan Atlet hingga Agenda Porprovsu
"Tagihan rekening listrik selama 3 bulan sekitar Rp33 juta. Kita masih work from home (WFH) akibat listrik nunggak. Kita pengurus sudah menutupi untuk bulan Januari, Februari bisa menalanginya, tapi selanjutnya tidak bisa lagi," pungkasnya.[mga]