SUMSEL.WAHANANEWS.Co,Muara Enim - Yayasan Mutiara Enim terus memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan di SMK Mutiara Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim. Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan menyediakan 100 mushaf Al-Qur'an Al Hifz dan 100 buku Iqra sebagai sarana penunjang pembelajaran bagi sekitar 760 siswa.
Program tersebut menjadi bagian dari komitmen yayasan dalam membangun generasi muda yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan keterampilan vokasi, tetapi juga berkarakter, berakhlak mulia, dan memiliki kecerdasan spiritual.
Baca Juga:
Buka Puasa Bersama, SJAS Muara Enim Konsolidasikan Program Makan Bergizi Gratis
Pengawas Pembina Internal Yayasan Mutiara Enim, Drs. Rika Montana, mengatakan pendidikan karakter merupakan fondasi penting dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas. Karena itu, yayasan terus memberikan dukungan terhadap berbagai program yang mendorong pembentukan karakter peserta didik melalui pembelajaran Al-Qur'an.
"Pengadaan mushaf Al-Qur'an dan buku Iqra ini merupakan bentuk komitmen yayasan dalam mendukung proses pendidikan karakter di sekolah. Kami berharap seluruh siswa dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk meningkatkan kemampuan membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Menurut Rika, program tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang menegaskan bahwa tujuan pendidikan adalah membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berilmu, kreatif, mandiri, serta bertanggung jawab.
Baca Juga:
Sri Mulyani Jadi Pengurus Yayasan Bill Gates: Saya Merasa Terhormat
Ia menambahkan, dunia pendidikan saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Oleh sebab itu, pembentukan karakter harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses belajar mengajar agar peserta didik memiliki keseimbangan antara kemampuan intelektual, emosional, dan spiritual.
Kepala SMK Mutiara Tanjung Enim, Sherli Nopitha, S.Pd., menjelaskan bahwa penguatan pendidikan karakter telah menjadi program unggulan sekolah. Berbagai kegiatan keagamaan secara rutin dilaksanakan sebagai bagian dari pembiasaan positif di lingkungan sekolah.
Program tersebut antara lain penambahan jam Pendidikan Agama Islam melalui kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler, pembiasaan salat dhuha berjamaah, program hafalan surah-surah Al-Qur'an, penyelenggaraan peringatan hari besar Islam, hingga pemberian penghargaan kepada siswa yang berhasil menghafal minimal Juz 30.
"Melalui program ini kami ingin membentuk lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja sekaligus memiliki karakter yang kuat, disiplin, jujur, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia," kata Sherli.
Program penguatan karakter tersebut didukung Tim Penguatan Pendidikan Karakter yang terdiri atas H. M. Iqbal, S.Pd., H. Turut, M.M., Sri Putri Awalia, S.Pd.I., dan Syalu Dwi Wulandari, S.Pd. Tim bertugas mengintegrasikan nilai-nilai karakter ke dalam seluruh aktivitas pembelajaran sehingga menjadi budaya sekolah.
Selain meningkatkan kualitas pembelajaran keagamaan, penyediaan mushaf Al-Qur'an dan buku Iqra diharapkan mampu menumbuhkan budaya literasi Al-Qur'an di lingkungan sekolah. Dengan dukungan seluruh guru dan yayasan, SMK Mutiara Tanjung Enim menargetkan lahirnya lulusan yang unggul dalam bidang keahlian, berdaya saing, sekaligus memiliki karakter religius sebagai bekal menghadapi tantangan kehidupan dan dunia kerja.
(Redaktur: Hendrik Isnaini R)