“Acara ini bisa berjalan secara rutin dan sinergi terus ditingkatkan. Kita ingin komunikasi antara Polres dan media terus aktif guna mendukung kinerja kepolisian,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengungkapkan bahwa Polres Pagar Alam telah menyediakan ruang media center yang dapat dimanfaatkan oleh awak media untuk mendukung aktivitas jurnalistik.
Baca Juga:
Siap Ditindak Tegas! Polres Pagar Alam Bidik Knalpot Brong, Balap Liar dan Pengendara Ugal-Ugalan
Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan semakin memudahkan wartawan memperoleh informasi dan berkomunikasi dengan pihak kepolisian, terutama terkait berbagai kegiatan maupun perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Wartawan merupakan corong bagi Polres untuk menyampaikan hasil kerja kepada masyarakat. Kita ingin bersama-sama mewujudkan Kota Pagar Alam sebagai kota yang aman dan tertib,” ungkap Adam.
Kapolres juga menekankan pentingnya keterbukaan dalam membangun hubungan antara institusi kepolisian dan media. Menurutnya, kritik dari media harus dipandang sebagai bagian dari kontrol sosial sekaligus bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja. Kapolres juga meminta seluruh jajaran Polres Pagar Alam untuk menggunakan hati dalam mengambil setiap keputusan.
Baca Juga:
Kapolda Sumsel Lantik AKBP Adam Purbantoro, Ini Rekam Jejak Kapolres Pagar Alam yang Baru
“Selesaikan masalah dengan hati, bukan dengan kewenangan. Jangan alergi dengan kritik,” pesannya.
Ia berharap hubungan yang telah terjalin antara Polres Pagar Alam dan awak media semakin solid, sehingga informasi mengenai pelayanan kepolisian, penegakan hukum, serta berbagai upaya menjaga kamtibmas dapat tersampaikan kepada masyarakat secara berimbang dan bertanggung jawab.
Kegiatan Ngopi Nge Kance Media kemudian menjadi ruang dialog dua arah. Selain mempererat silaturahmi, pertemuan tersebut menjadi wadah untuk bertukar gagasan, menyampaikan masukan, serta membangun pola komunikasi yang lebih terbuka antara kepolisian dan insan pers di Kota Pagar Alam.