SUMSEL.WAHANANEWS.Co,Muara Enim – Ada cara berbeda yang dilakukan masyarakat Desa Muara Lawai, Kecamatan Muara Enim, untuk menjaga agar tradisi Melemang tetap hidup di tengah masyarakat. Menjelang puncak perayaan adat yang digelar setiap 13 Muharam, warga menggelar lomba karaoke yang diikuti anak-anak hingga orang dewasa, Sabtu (27/6/2026) malam.
Lomba yang diiringi hiburan organ tunggal itu menjadi magnet bagi masyarakat untuk berkumpul sekaligus menyemarakkan pesta adat Melemang yang telah menjadi tradisi turun-temurun di desa tersebut. Antusiasme warga terlihat sejak awal acara dengan banyaknya peserta maupun penonton yang memadati lokasi kegiatan.
Penggerak kegiatan, Agus V, mengatakan lomba karaoke sengaja digelar sebagai rangkaian pesta adat agar masyarakat semakin antusias menyambut tradisi memasak lemang bersama yang dilaksanakan di setiap rumah warga.
Baca Juga:
Bukan Cuma Uang, Sidang Suap Bea Cukai Ungkap Fasilitas Karaoke Rp40 Juta
"Tujuan utama kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi mengajak masyarakat tetap mencintai dan melestarikan tradisi Melemang. Kami ingin suasana pesta adat semakin meriah sehingga seluruh warga ikut memasak lemang di rumah masing-masing," ujarnya.
Menurut Agus, tradisi Melemang merupakan warisan budaya yang perlu dijaga bersama. Karena itu, berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat terus dihadirkan agar generasi muda ikut mengenal sekaligus mencintai budaya daerahnya.
Selain lomba karaoke, masyarakat juga tetap mempertahankan tradisi memasak lemang menggunakan bambu dengan cara tradisional. Berbagai jenis lemang, seperti lemang pisang, lemang udang, dan lemang sempaloh, disiapkan oleh warga sebagai bagian dari perayaan adat tahunan tersebut.
Kepala Desa Muara Lawai, Edi Wanseri, mengapresiasi inisiatif masyarakat yang mengemas pesta adat dengan berbagai kegiatan kreatif tanpa menghilangkan nilai budaya yang diwariskan para leluhur.
Baca Juga:
Dorong Partisipasi Warga, BPN Muara Enim Sosialisasikan Manfaat Sertipikat Tanah
"Kami mendukung kegiatan seperti ini karena mampu menghidupkan suasana pesta adat sekaligus mengajak masyarakat tetap mempertahankan tradisi Melemang. Budaya ini harus terus dijaga agar tidak hilang di masa mendatang," katanya.
Ia mengatakan, pesta adat Melemang di Desa Muara Lawai selalu menjadi perhatian masyarakat setiap tahunnya. Tidak hanya warga setempat, pengunjung dari berbagai daerah juga datang untuk menikmati suasana perayaan sekaligus menyaksikan proses memasak lemang secara tradisional.
Ketua Adat Desa Muara Lawai, Husin Ali, menilai keterlibatan masyarakat dalam berbagai rangkaian kegiatan menjadi modal penting untuk menjaga keberlangsungan tradisi.