SUMSEL.WAHANANEWS.Co,Semarang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU 26 Universitas Diponegoro (Undip) memperkenalkan inovasi budidaya ikan dalam galon atau Budigalon berbasis akuaponik kepada Karang Taruna RW 14, Desa Kalongan.
Program tersebut dilakukan untuk mendorong pemanfaatan lahan terbatas sebagai ruang produksi pangan sekaligus mengenalkan konsep urban akuakultur dan ekonomi sirkular kepada masyarakat.
Baca Juga:
YBM PLN UIP Sulawesi Bantu 15 Mahasiswa FPIK UMI
Program bertajuk “Sosialisasi dan Penerapan Budigalon (Budidaya Ikan dalam Galon) Berbasis Akuaponik dengan Tanaman Pakcoy sebagai Upaya Mendukung Urban Akuakultur dan Ekonomi Sirkular” itu menggunakan bahan dan teknologi sederhana yang dapat diterapkan di lingkungan rumah.
Manfaatkan galon bekas
Dalam program tersebut, galon bekas dimanfaatkan sebagai wadah budidaya ikan. Sistem kemudian dipadukan dengan tanaman pakcoy melalui konsep akuaponik.
Baca Juga:
Bawa Senjata Tajam hingga Mahasiswa Tewas, Pelaku Tawuran Bekasi Dihukum 10 Tahun
Akuaponik merupakan sistem yang menggabungkan budidaya ikan dan tanaman dalam satu rangkaian. Air dari wadah ikan dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman, sementara tanaman membantu menjaga kualitas air dalam sistem.
Konsep ini dinilai sesuai diterapkan di lingkungan permukiman karena tidak membutuhkan lahan luas. Masyarakat dapat memanfaatkan ruang terbatas di sekitar rumah untuk menghasilkan ikan dan sayuran.
Mahasiswa KKN-T IDBU 26 Undip memberikan sosialisasi sekaligus praktik penerapan Budigalon kepada anggota Karang Taruna RW 14. Peserta diperkenalkan dengan tahapan dasar pembuatan dan pengelolaan sistem budidaya tersebut.