SUMSEL.WAHANANEWS.CO,Muara Enim - Kabar menggembirakan datang bagi para pecinta sepak bola dan generasi muda di Sumatera Selatan. Oldstar Tanjung Enim (OSTE) bersama Garudayaksa FC Elite Pro Academy akan menggelar seleksi pemain muda kelompok usia 16, 18, dan 20 tahun yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Juni 2026 di Lapangan Saringan, Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim.
Ajang pencarian bakat ini diproyeksikan menjadi salah satu momentum penting bagi pemain muda daerah untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan tim pencari bakat nasional. Tidak hanya peserta dari Muara Enim, seleksi juga terbuka bagi pemain dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.
Baca Juga:
Pawai Persib Bandung Digelar Minggu Ini, Lalui Jalan Ikonik Kota Bandung
Ketua Pelaksana kegiatan, Roni Azwar, mengatakan pelaksanaan seleksi merupakan hasil kerja sama antara Oldstar Tanjung Enim dan Garudayaksa FC Elite Pro Academy yang dipimpin oleh Subagja Suihan, sosok yang dikenal luas dalam dunia pembinaan sepak bola usia muda di Indonesia.
Menurut Roni, kegiatan tersebut menjadi peluang besar bagi pemain muda yang selama ini bercita-cita menembus level sepak bola profesional.
“Ini kesempatan yang sangat baik bagi anak-anak muda Sumatera Selatan untuk menunjukkan kemampuan mereka. Kami berharap seluruh masyarakat dapat memberikan dukungan sehingga kegiatan ini berjalan lancar dan sukses,” ujar Roni, Rabu (3/6/2026).
Baca Juga:
Jakarta Dibidik Jadi Destinasi Wisata Sepak Bola
Ia menjelaskan, kehadiran program seleksi dari akademi sepak bola nasional di Tanjung Enim menjadi bukti bahwa daerah memiliki potensi besar dalam melahirkan pesepak bola berbakat. Karena itu, dukungan berbagai pihak dinilai penting agar kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh generasi muda.
Sementara itu, Subagja Suihan menegaskan bahwa pemain yang berhasil lolos seleksi tidak hanya berhenti pada tahap penjaringan. Mereka akan mendapatkan pembinaan lebih lanjut di Garudayaksa FC Elite Pro Academy untuk meningkatkan kualitas permainan dan kesiapan bersaing di level yang lebih tinggi.
“Pemain yang terpilih akan menjalani pembinaan di akademi. Setelah itu mereka berpeluang dipromosikan ke jenjang yang lebih tinggi, termasuk untuk kebutuhan Timnas Indonesia kelompok usia U-17, U-19, hingga U-20,” kata Subagja.
Nama Subagja sendiri memiliki rekam jejak panjang dalam pembinaan pemain muda nasional. Ia dikenal pernah terlibat dalam perjalanan karier sejumlah pemain yang kemudian menjadi bintang sepak bola Indonesia, termasuk Firman Utina dan Egy Maulana Vikri.
Karena itu, kehadirannya dalam kegiatan seleksi di Tanjung Enim memberikan optimisme tersendiri bagi para peserta yang ingin mengembangkan karier di dunia sepak bola.
Subagja berharap dari proses seleksi tersebut akan lahir pemain-pemain potensial asal Sumatera Selatan yang mampu bersaing di tingkat nasional.
“Saya berharap ada putra daerah Tanjung Enim yang nantinya berhasil lolos dan berkembang menjadi pemain masa depan Indonesia,” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua Oldstar Tanjung Enim, Kallam Ilahi, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan Garudayaksa FC Elite Pro Academy kepada pihaknya untuk menjadi tuan rumah kegiatan tersebut.
Menurut Kallam, penunjukan Tanjung Enim sebagai lokasi seleksi merupakan kebanggaan bagi masyarakat sepak bola di Lawang Kidul sekaligus menjadi peluang untuk memperkenalkan potensi daerah kepada publik yang lebih luas.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Oldstar Tanjung Enim. Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal lahirnya pemain-pemain hebat dari daerah,” katanya.
Menambah semarak kegiatan, sebelum pelaksanaan seleksi akan digelar pertandingan persahabatan antara Oldstar Tanjung Enim dan ICB Adhi. Laga tersebut direncanakan menghadirkan sejumlah mantan pemain nasional dan pemain asing yang pernah berkiprah di Indonesia, seperti Gaston Castaño, Firman Utina, Oktovianus Maniani, serta sejumlah nama lainnya.
Dengan hadirnya seleksi dan pertandingan eksibisi tersebut, Tanjung Enim dipastikan akan menjadi pusat perhatian pecinta sepak bola Sumatera Selatan. Lebih dari sekadar ajang olahraga, kegiatan ini diharapkan menjadi pintu pembuka bagi lahirnya generasi baru pesepak bola yang mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional dan internasional.
(Redaktur: Hendrik Isnaini R)