SUMSEL.WAHANANEWS.CO,Muara Enim - Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Muara Enim resmi diberangkatkan untuk mengikuti Jambore Daerah (Jamda) IX Sumatera Selatan 2026. Ratusan Pramuka Penggalang terbaik diutus membawa misi mengharumkan nama Bumi Serasan Sekundang pada ajang yang mempertemukan peserta dari seluruh kabupaten/kota di Sumsel.
Pelepasan kontingen dilakukan Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Muara Enim, Emran Tabrani, mewakili Bupati Muara Enim, di halaman Kantor Bupati Muara Enim, Rabu (17/6/2026). Usai dilepas, rombongan langsung bertolak menuju Bumi Perkemahan Gandus, Kota Palembang, yang menjadi lokasi penyelenggaraan Jamda IX Sumsel pada 17–21 Juni 2026.
Baca Juga:
Kwarcab Gerakan Pramuka Dairi Gelar Talk Show: Pramuka Yes, Narkoba No!
Dalam arahannya, Emran menekankan pentingnya menjaga disiplin, etika, serta nama baik Kabupaten Muara Enim selama mengikuti jambore. Menurutnya, seluruh peserta bukan sekadar mengikuti perkemahan, tetapi juga mengemban tanggung jawab sebagai duta daerah.
"Kalian adalah perwakilan terbaik Kabupaten Muara Enim. Jaga nama baik daerah, tunjukkan karakter yang baik, serta ikuti seluruh kegiatan dengan penuh semangat dan tanggung jawab," pesannya.
Ia mengatakan, Jambore Daerah menjadi wadah pembinaan karakter generasi muda melalui pendidikan kepramukaan yang menanamkan nilai disiplin, kemandirian, kepemimpinan, kerja sama, hingga kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
Baca Juga:
Kwarcab Pramuka Kota Depok Rayakan Milad ke-64 Demi Generasi Penerus Bangsa
Karena itu, ia berharap seluruh anggota kontingen mampu memanfaatkan momentum tersebut untuk menambah pengalaman, memperluas persahabatan, sekaligus meningkatkan kemampuan melalui berbagai kegiatan yang telah disiapkan panitia.
Selain mengejar prestasi, para peserta juga diharapkan mampu memperkenalkan citra positif Kabupaten Muara Enim kepada kontingen dari daerah lain melalui sikap, perilaku, dan semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas Gerakan Pramuka.
Jamda IX Sumatera Selatan sendiri menjadi agenda lima tahunan Gerakan Pramuka tingkat provinsi yang diikuti ribuan Pramuka Penggalang dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Selatan. Selama lima hari pelaksanaan, peserta akan mengikuti berbagai kegiatan edukatif, keterampilan, kepemimpinan, petualangan, hingga pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda.