Sementara itu, untuk kategori Electrifying Agriculture terdapat 3 subkategori yaitu subkategori peralatan penunjang, subkategori pengembangan/elektrifikasi program bisnis, dan subkategori pembuatan program bisnis baru. Untuk kategori ini dapat diikuti oleh pelajar (SMA/SMK), mahasiswa, dan kelompok tani.
Nantinya, peserta yang terdaftar akan melalui tahap seleksi administrasi dan tahap seleksi proposal. PLN menyaring maksimal 20 proposal pada kategori konversi dan maksimal 60 proposal untuk pada kategori Electrifying Agriculture yang akan melakukan presentasi di hadapan dewan juri.
Baca Juga:
Urgensi Krisis Iklim, ALPERKLINAS Apresiasi Keseriusan Pemerintah Wujudkan Transisi Energi Bersih
Selanjutnya, PLN akan memilih 3 pemenang pada masing-masing subkategori. Selain itu, pemenang pada masing-masing subkategori (kecuali kategori konversi) juga akan diberikan pendanaan untuk membuat prototype dan implementasi program bisnis.
“Hasil akhir dari kompetisi ini tidak hanya berupa ide, namun dapat diwujudkan menjadi sebuah produk dan implementasi program bisnis tepat guna. Dengan lahirnya inovasi karya anak bangsa melalui PLN ICE ini diharapkan dapat mendorong gaya hidup elektrifikasi yang lebih ramah lingkungan,” pungkas Darmawan.
PLN ICE merupakan gelaran tahunan program PLN Peduli yang dilaksanakan oleh PLN. Pada pergelaran tahun lalu, PLN ICE mengusung kompetisi desain kendaraan, peralatan dan program bisnis berbasis listrik.
Baca Juga:
Di COP29, PLN Perluas Kolaborasi Pendanaan Wujudkan Target 75 GW Pembangkit EBT 2030
Untuk informasi lebih lanjut dapat mengunjungi situs web www.pln-ice.id atau menghubungi panitia melalui email [email protected], Instagram @PLN_Puslitbang, atau melalui Whatsapp ke nomor 0812-8666-4005.[gab]