SUMSEL.WAHANANEWS.Co,Muara Enim – Peta politik di Kabupaten Muara Enim mulai bergerak dinamis. Dua partai dengan kekuatan kursi signifikan di DPRD, yakni Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), mulai memanaskan mesin politik melalui konsolidasi internal.
DPD PAN Muara Enim yang mengantongi lima kursi DPRD menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VI pada Minggu (12/4/2026) di sekretariat partai. Agenda ini difokuskan pada penguatan struktur organisasi hingga ke tingkat kecamatan dan desa.
Baca Juga:
Muscab PKB, Andi Sumillam Harapkan Kedepan Pentingnya Penguatan Solidaritas Kader
Tak berselang lama, DPC PKB Muara Enim yang memiliki empat kursi DPRD juga menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) pada Sabtu (18/4/2026) di Hotel Serasan Sekundang. Forum tersebut mengagendakan pemilihan Ketua DPC PKB untuk masa bakti 2026–2030.
Langkah dua partai ini menjadi sinyal awal meningkatnya tensi politik di Bumi Serasan Sekundang. PAN yang identik dengan figur Zulkifli Hasan dan PKB yang dipimpin Muhaimin Iskandar tampak tidak ingin tertinggal start dalam menghadapi kontestasi mendatang.
Di tubuh PKB, Muscab menjadi momentum regenerasi kepemimpinan. Sebanyak enam kader diusulkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk dipertimbangkan sebagai Ketua DPC PKB Muara Enim. Mereka adalah M. Chandra, Sefti Agsiadi, Farhan, M. Pasma Ajiansyah, Desy Rianah, dan Zunizar.
Baca Juga:
Panti Jompo Pertama di Muara Enim Dibangun, Respons atas Minimnya Layanan Lansia
Perwakilan DPP PKB yang hadir, Zainal Munasichin, menegaskan bahwa mekanisme penentuan ketua tetap mengedepankan musyawarah mufakat. “Hasil Muscab ini akan dibawa ke DPP untuk diputuskan siapa yang mendapat mandat memimpin PKB Muara Enim ke depan,” ujarnya.
Menurutnya, regenerasi kepemimpinan menjadi bagian penting dalam memperkuat soliditas partai sekaligus memperluas jaringan hingga ke tingkat ranting. Konsolidasi ini dinilai krusial untuk menjaga dan meningkatkan basis suara PKB di daerah.
Di sisi lain, PAN juga memanfaatkan Muscab sebagai ajang merapikan struktur sekaligus memetakan kekuatan politik di setiap daerah pemilihan. Ketua DPD PAN Muara Enim, Izudin Efendi, menegaskan bahwa penguatan organisasi menjadi kunci menghadapi Pemilu.