SUMSEL.WAHANANEWS.Co,Muara Enim– Setelah sempat vakum sejak 2022, gerakan Kelas Inspirasi (KI) Muara Enim kembali hadir melalui penyelenggaraan Kelas Inspirasi 6 Muara Enim di tiga sekolah dasar pada Senin (27/7/2026). Mengusung tagline Dari Bumi Serasan Sekundang, Nyalakan Mimpi Kuatkan Generasi", kegiatan ini bertujuan memperkenalkan beragam profesi kepada siswa sekaligus mengajak masyarakat untuk berkolaborasi memajukan pendidikan.
Sebanyak 20 inspirator profesional, 33 Panitia Lokal (Panlok), dan 6 relawan dokumentator terlibat dalam kegiatan yang dilaksanakan di SD Negeri 5 Muara Enim, SD Negeri 23 Muara Enim, dan SD Negeri 12 Muara Enim. Para inspirator berasal dari berbagai latar belakang profesi dan hadir secara sukarela untuk berbagi pengalaman serta memberikan motivasi kepada para siswa.
Baca Juga:
Wali Kota Banjarmasin Apresiasi Buku "Merawat Rumah Besar Indonesia" Dorong Keutuhan NKRI
Koordinator Kelas Inspirasi 6 Muara Enim, Dwi Febianti, mengatakan penyelenggaraan tahun ini menjadi momentum kebangkitan kembali gerakan Kelas Inspirasi di Muara Enim yang sempat terhenti selama empat tahun.
"Persiapan Kelas Inspirasi dimulai sejak 22 Desember 2025 melalui pembentukan tim inti. Kami ingin membangkitkan kembali gerakan Kelas Inspirasi yang telah vakum sejak 2022. Tujuan kegiatan ini adalah mengenalkan kepada anak-anak bahwa profesi itu sangat beragam sehingga mereka memiliki gambaran tentang cita-cita yang ingin diraih. Selain itu, kami juga ingin mengajak lebih banyak pihak untuk bersama-sama bergerak dan berkontribusi dalam dunia pendidikan," ujar Dwi.
Persiapan kegiatan dilakukan secara bertahap selama lebih dari tujuh bulan. Dimulai dari pembentukan tim inti pada 22 Desember 2025, dilanjutkan rekrutmen Panitia Lokal pada 23 Februari 2026, rekrutmen inspirator dan dokumentator pada 8 Juni 2026, survei sekolah pada 24 Juni 2026, Training of Trainers (ToT) pada 20 Juli 2026, briefing relawan pada 26 Juli 2026, hingga pelaksanaan Hari Inspirasi pada 27 Juli 2026.
Baca Juga:
Inspiratif, Polisi Berpangkat Brigadir Ini Dulunya Kuli Bangunan
Dalam pelaksanaannya, para inspirator masuk ke ruang-ruang kelas untuk memperkenalkan profesi masing-masing melalui cerita pengalaman, diskusi, permainan edukatif, dan sesi tanya jawab. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal dunia kerja secara langsung dari para pelaku profesi.
Kepala SD Negeri 23 Muara Enim, Gustina Mislaini, S.Pd., mengapresiasi penyelenggaraan Kelas Inspirasi karena mampu membangkitkan semangat belajar dan rasa ingin tahu para siswa.
"Anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Bahkan siswa kelas 1, 2, dan 3 yang belum menjadi peserta sampai mengintip dari jendela kelas karena penasaran ingin melihat jalannya Kelas Inspirasi. Kami berharap pada pelaksanaan berikutnya siswa kelas bawah juga dapat dilibatkan agar semakin banyak anak yang memperoleh inspirasi sejak usia dini," ungkap Gustina.