SUMSEL.WAHANANEWS.Co,Muara Enim - Sebanyak 72 siswa baru SD Negeri 6 Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, langsung menikmati Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada hari pertama masuk sekolah, Senin (13/7/2026). Pembagian makanan bergizi tersebut bertepatan dengan dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027.
Paket makanan disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Desa Tegalrejo 1, Kecamatan Lawang Kidul. Para siswa menyantap makanan bersama di halaman sekolah usai mengikuti kegiatan pengenalan lingkungan sekolah dan perkenalan dengan para guru.
Baca Juga:
Budi Gunadi Dorong Pasien TB Jadi Prioritas Program MBG untuk Tingkatkan Kesembuhan
Kepala SDN 6 Lawang Kidul, Juniarti , mengatakan pelaksanaan hari pertama MPLS berjalan lancar. Menurutnya, kehadiran Program MBG pada hari pertama sekolah menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi para peserta didik baru.
"Hari ini merupakan kegiatan MPLS, dan alhamdulillah siswa baru langsung mendapatkan Program Makan Bergizi Gratis. Anak-anak makan bersama di halaman sekolah dan mereka sangat menikmati menu yang disediakan. Tidak ada makanan yang dibawa pulang karena semuanya habis disantap," ujar Juniarti.
Ia menjelaskan, kegiatan MPLS akan berlangsung selama lima hari dengan berbagai materi pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib, hingga pembentukan karakter peserta didik.
Baca Juga:
Prabowo Dikabarkan Mau Pakai AI di Program MBG, Draf Aturan Tinggal Teken
Menurut Juniarti, Program MBG di SDN 6 Lawang Kidul telah berjalan hampir satu tahun dan hingga kini berlangsung tanpa kendala berarti. Kelancaran pelaksanaan program, kata dia, tidak terlepas dari koordinasi yang terus dilakukan antara pihak sekolah dengan SPPG sebagai penyedia layanan makanan bergizi.
"Kami terus berkoordinasi dengan SPPG sehingga pelaksanaan program berjalan baik. Selama hampir satu tahun ini tidak ada permasalahan yang berarti," katanya.
Sementara itu, Kepala SPPG Dapur Desa Tegalrejo 1, Agis Gunawan, mengatakan distribusi makanan bergizi pada hari pertama masuk sekolah berlangsung sesuai jadwal dan seluruh paket dapat diterima siswa dengan baik.
Ia menilai kelancaran pelaksanaan Program MBG tidak terlepas dari komunikasi yang terjalin antara pihak sekolah dan SPPG selama ini. Sinergi tersebut dinilai penting agar proses distribusi hingga penyajian makanan dapat berjalan efektif.
"Kami mengimbau seluruh mitra, baik sekolah, posyandu maupun yayasan, agar terus menjaga komunikasi. Program ini juga berkembang berkat berbagai masukan, saran, dan kritik dari banyak pihak sehingga pelayanan dapat terus diperbaiki," ujar Agis.
(Redaktur : Hendrik Isnaini )