SUMSEL.WAHANANEWS.Co,Muara Enim – Dewan Pimpinan Daerah Putra Jawa Kelahiran Sumatera (DPD Pujakesuma) Kabupaten Muara Enim menyiapkan kesenian tradisional Reog untuk menyambut rencana kedatangan Presiden RI ke-7 Joko Widodo ke Bumi Serasan Sekundang.
Kesenian Reog tersebut disiapkan sebagai bentuk penghormatan sekaligus upaya memperkenalkan kekayaan budaya masyarakat Jawa yang berkembang dan menjadi bagian dari keragaman masyarakat Kabupaten Muara Enim.
Baca Juga:
Buka Puasa Bersama di Palembang, Pujakesuma Perkuat Soliditas dan Targetkan Ekspansi ke 33 Provinsi
Sekretaris DPD Pujakesuma Kabupaten Muara Enim, Sigit Eko Raharjo, mengatakan pihaknya memiliki kelompok binaan kesenian Reog Singo Watu Ireng dari Tanjung Enim. Kelompok kesenian tersebut dipimpin Mbah Warno dan selama ini aktif menjaga serta mengembangkan seni tradisi Reog di Kabupaten Muara Enim.
"Kalau kunjungan Pak Joko Widodo ke Muara Enim sudah dipastikan, kami dari DPD Pujakesuma siap menyambut. Salah satunya dengan menampilkan kesenian Reog Singo Watu Ireng," ujar Sigit, Minggu (23/8/2026).
Menurut dia, pemilihan Reog bukan tanpa alasan. Kesenian tersebut merupakan salah satu warisan budaya yang memiliki nilai sejarah dan menjadi bagian dari identitas masyarakat Jawa. Di sisi lain, keberadaan kelompok Reog di Muara Enim menunjukkan bahwa tradisi dan budaya Jawa terus berkembang di Sumatera.
Baca Juga:
Pujakesuma Bangkit di Muara Enim, Sartono Siap Sinergi Bersama Pemkab Muara Enim Mewujudkan Visi Misi MEMBARA
Sigit mengatakan Reog Singo Watu Ireng bukan kelompok kesenian biasa. Kelompok binaan DPD Pujakesuma Muara Enim itu telah beberapa kali dipercaya mewakili Kabupaten Muara Enim dan Provinsi Sumatera Selatan dalam berbagai even kesenian tingkat nasional yang digelar di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
"Reog Singo Watu Ireng ini sudah sering mewakili Muara Enim dan Sumatera Selatan dalam even tingkat nasional di Ponorogo. Karena itu, kami menilai mereka layak tampil jika ada kesempatan menyambut kedatangan Pak Joko Widodo," katanya.
Kehadiran Reog, kata Sigit, diharapkan tidak sekadar menjadi pertunjukan hiburan. Lebih dari itu, penampilan kesenian tradisional tersebut menjadi simbol keberagaman sekaligus bentuk pelestarian budaya di Kabupaten Muara Enim.
Menurutnya, masyarakat Jawa di Muara Enim telah menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat setempat. Budaya Jawa tumbuh berdampingan dengan berbagai budaya lainnya sehingga memperkuat karakter daerah yang beragam.
"Muara Enim memiliki banyak kekayaan budaya. Reog menjadi salah satu bagian dari keragaman tersebut. Ini juga menunjukkan semangat Bhinneka Tunggal Ika," ujarnya.
DPD Pujakesuma Muara Enim kini masih menunggu kepastian jadwal kunjungan Joko Widodo. Sigit mengatakan, jika waktu dan agenda kunjungan telah resmi ditetapkan, pihaknya akan melakukan persiapan lebih lanjut bersama kelompok Reog Singo Watu Ireng.
"Kami siap. Begitu ada kepastian jadwal, kami akan berkoordinasi dan mempersiapkan penampilan terbaik untuk menyambut Presiden RI ke-7 Joko Widodo di Bumi Serasan Sekundang," kata Sigit.
(Redaktur: Hendrik Isnaini R)