Subagja juga mengungkapkan bahwa proses pencarian bakat seperti ini telah melahirkan sejumlah pemain nasional, di antaranya Firman Utina dan Okto Maniani. Karena itu, ia menilai pembinaan usia dini harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar Indonesia memiliki regenerasi pemain yang berkualitas.
Setelah seleksi berakhir, suasana Lapangan Saringan semakin semarak dengan pertandingan persahabatan antara Old Star Tanjung Enim melawan ICB Adhi. Laga tersebut diperkuat sejumlah mantan pemain Tim Nasional Indonesia, seperti Rully Nere, Erol Iba, Okto Maniani, Kamarudin Botay, Awang Ebongga, dan Crispi.
Baca Juga:
Garuda Muda Tutup Turnamen dengan Manis, Indonesia Kunci Peringkat Ketiga Usai Tekuk Kamboja 1-0
Kehadiran para legenda sepak bola nasional itu menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Selain menghibur, mereka juga memberikan motivasi kepada para peserta seleksi agar terus berlatih dan tidak berhenti mengejar cita-cita menjadi pesepak bola profesional.
(Redaktur: Hendrik Isnaini R)