WahanaNews-Sumsel | Video dugaan pemukulan terhadap polisi wanita (polwan) yang bertugas di Polda Sumatera Selatan (Sumsel), Briptu AY, oleh oknum TNI viral di media sosial (medsos). Aksi pemukulan terjadi Senin, (20/12/21) saat Briptu AY melintas di depan Makodam II Sriwijaya.
Dalam video berdurasi 2 menit 26 detik yang beredar, disebutkan pelaku adalah oknum Provos Kodam II Sriwijaya. Briptu AY adalah polwan yang bertugas di Command Center Ro Ops Polda Sumsel.
Baca Juga:
Salah Satu Solusi Masalah Sampah, MARTABAT Prabowo-Gibran Minta Pemerintah Daerah Tiru Pemkot Samarinda yang Tempatkan Insinerator di Semua Kecamatan
Dugaan pemukulan dilakukan saat Briptu AY melintas di depan Makodam II Sriwijaya Jalan Jenderal Sudirman, Palembang. Briptu AY tiba-tiba disetop prajurit TNI dengan seragam lengkap.
Briptu AY langsung mengerem sepeda motor yang dikendarainya. Karena diberhentikan mendadak, posisi motor Briptu AY pun berhenti melewati posisi prajurit TNI tersebut.
Setelah itu oknum Provos tersebut lalu memukul helm yang dipakai Briptu AY. Briptu AY lalu bertanya alasan dirinya dipukul. Namun prajurit TNI itu disebut memberi jawaban dengan kata-kata tak pantas.
Baca Juga:
Punya Proyek Panas Bumi Terbaik di Dunia, ALPERKLINAS Desak Pemerintah dan PLN Maksimalkan PLTP untuk Dukung Energi Bersih
Penjelasan Kapolda
Kapolda Sumsel Irjen Toni Harmanto tak membantah video tersebut. Namun Toni mengaku masalah tersebut sudah dimediasi kedua pihak.
"Iya, kan sudah ditemukan kemarin, kemungkinan kesalahpahaman saja. Kita berharap persoalan ini sudah bisa selesai. Kita juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan (Briptu Ayu). Iya (mediasi secara kekeluargaan) sudah dilakukan sejak kemarin," ungkap Irjen Toni, di Polda Sumsel.
Secara terpisah, Kependam II Sriwijaya Letkol Jono Marjono mengaku pihaknya sedang mendalami terkait video yang beredar tersebut. Ia juga tengah mengusut video viral itu.
"Sedang kami dalami tentang medsos tersebut oleh tim kami di lapangan," kata Letkol Jono saat dikonfirmasi. [afs]